oleh

Begini Cara Hacker Remaja Bobol Kartu Kredit Nasabah

INIKATA.com – Polda Jatim berhasil mengamankan 18 tersangka praktik penipuan berbasis siber menggunakan kartu kredit di kawasan Balongsari Tama, Tandes, Surabaya, pada Senin lalu (2/12).

Modus yang digunakan ketua komplotan pelaku pembobol kartu kredit pun terungkap, yaitu dengan merekrut peretas baru.

“Modusnya, Hendra, ketua kelompok ini, membuka lowongan untuk posisi cleaning service di media sosial dengan syarat cukup lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK),” terang Kasubdit V Siber Polda Jatim, AKBP Cecep Susatya di Mapolda setempat di Surabaya, Rabu (4/12).

Tak ada syarat khusus lain yang dicantumkan, hanya lulusan SMK dan punya kemampuan komputer, sambungnya.

Hendra akan menyeleksi dan memanggil pelamar yang memenuhi kriteria untuk dilakukan tes secara langsung. Pelamar akan diberi training.

“Begitu mereka datang mereka dikasih tugas semacam training. Mereka diajari spamming, Google id, dan sebagainya. Sesuai divisi tugas yang ada,” ujar Cecep.

Pelamar yang sudah mendapat pelatihan dijadikan spammer , akan ditugasi mengirim berbagai penawaran iklan yang bisa dibayar dengan kartu kredit secara acak. Nilai yang dibayar tiap akun nilainya Rp400 ribu.

“Caranya mereka mengiklankan produk orang, atau perusahaan luar. Nah untuk mengiklankan dia harus bayar, tapi bayarnya di Google, dalam bentuk dolar,” ucapnya.

Kebanyakan korbannya warga negara Eropa dan Amerika karena sistem perbankan di sana lebih mudah.

“(Perbankan di sana) bila nasabah yang punya kartu kredit mengklaim tidak melakukan transaksi sesuatu, pihak bank punya kewajiban me-refund dana yang keluar dari nasabah. Jadi merasa tidak ada yang dirugikan,” kata Cecep.

Sebelumnya, Polda Jatim menggerebek praktik penipuan berbasis siber menggunakan kartu kredit di kawasan Balongsari Tama, Tandes, Surabaya, pada Senin lalu (2/12). Sebanyak 18 tersangka diamankan. Rata-rata usia tersangka sekitar 20 tahun.

Kejahatan tersebut terorganisasi dan sudah berjalan selama tiga tahun dengan omzet mencapai 40.000 dolar AS. (rmol)

Komentar