oleh

Gegara Pilot Mogok Kerja, Hampir 100 Persen Penerbangan Jetstar Dibatalkan

INIKATA.com – Hampir 100 penerbangan domestik salah satu maskapai penerbangan di Australia, Jetstar akan dibatalkan akhir pekan ini setelah pilot perusahaan tersebut melakukan mogok selama empat jam hari Sabtu dan Minggu menuntut kenaikan upah.

Direktur Eksekutif Jetstar mengatakan bahwa perusahaan induk Jetstar Qantas akan menambah penerbangan. Sementara itu, Jetstar akan memindahkan penumpang ke penerbangan lain. Sekitar 80 persen penerbangan Jetstar masih akan dioperasikan sesuai rencana.

“Kami membatalkan sekitar 44 penerbangan hari Sabtu dan 46 penerbangan hari Minggu, dengan harapan bahwa kami akan bisa menerbangkan 95 persen pelanggan kami di jadwal yang suda ada.’ kata Evans.

Penumpang yang sudah membeli tiket namun ingin membatalkan penerbangan dari tanggal 13 sampai 20 Desember akan mendapat pengembalian penuh.

Diperkirkaan dampak terhadap penerbangan internasional Jetstar akan minimal.

Evans mengatakan pemogokan tersebut ‘tidak bisa dibenarkan.”

“Kami bertekad mencapai kesepakatan bagi mereka yang sudah bekerja sebaik mungkin setiap hari namun bukan dengan biaya berapapun.” kata Evans

“Serikat pekerja meminta kenaikan upah 15 persen di tahun pertama kesepakatan, dan ini akan memberi tekanan luar biasa terhadap model bisnis maskapai rendah biaya Jetstar selama ini.”

Namun dalam pernyataannya, Direktur Eksekutif AFAP Simon Lutton mengatakan hal tersebut tidak benar.

“Pernyataan bahwa kami menuntut kenaikan 15 persen tidaklah benar. Kenaikan yang kami minta adalah 3 persen per tahun.” kata Lutton.

Lutton mengatakan keputusan melakukan mogok dilakukan dengan terpaksa dan mereka tidak akan mogok antara 21 Desember sampai 3 Januari, masa liburan Natal dan Tahun Baru.

Tambahan 18 penerbangan akan dibatalkan hari Jumat di Bandara Sydney, Melbourne, Avalon, Brisbane, Cairns dan Adelaide karena 250 staf lapangan  akan mogok dua jam menuntut adanya kenaikan upah dan kepastian jam kerja. (jpnn)

Komentar