oleh

Mourinho Frustasi di Tottenham, Kenapa?

INIKATA.com – Jose Mourinho bicara blak-blakan soal perasaannya setelah menjadi manajer Tottenham Hotspur.

Ia secara terbuka mengaku frustasi karena hampir tidak punya waktu yang cukup untuk melatih anak asuhnya.

Mourinho yang menggantikan Mauricio Pochettino memiliki awal yang sibuk di Spurs.

Dalam 21 hari, ia harus melakoni enam pertandingan dan ia tidak dapat memanfaatkan waktu bersama skuatnya untuk sepenuhnya mengimplementasikan ide-idenya.

Jadwal pertandingan sedikit berkurang setelah Januari dan di situlah ia bermaksud untuk memusatkan perhatiannya.

“Aku ingin bekerja. Saya akan punya waktu untuk bekerja, yang sampai sekarang saya tidak punya,” katanya dikutip dari Talk Sport.

“Saya mengeluh setiap hari dengan staf saya, frustrasi karena saya ingin melakukan semacam pelatihan. Saya tidak bisa melakukannya. Ini membuat frustrasi. Saya suka bekerja pra-musim. Saya tidak punya itu,” lanjutnya.

Pelatih berusia 56 tahun itu menegaskan, “Januari kita akan memiliki sedikit dan kemudian tergantung pada minggu di bulan Februari di mana kita tidak akan bermain Liga Premier, kita akan memiliki satu minggu lagi.”

Periode libur itu menurutnya akan ia maksimalkan.

“Ini yang aku inginkan. Saya ingin waktu. Kalender, jadwal pertandingan akan memberi saya sedikit waktu di bulan Januari dan Februari. Itu yang saya mau. Saya ingin minggu itu bekerja,” tegasnya.

Sang pelatih sendiri cukup percaya diri bahwa Spurs akan finis di empat besar pada akhir musim.

Sebelum dilatih Mourinho, Spurs berada 12 poin di belakang tim peringkat keempat.

Dan dengan tiga kemenangan dari empat laga, Spurs kini sudah enam angka di belakang Chelsea.

“Kami tahu di mana kami berada dan kami percaya pada akhir musim kami akan berada di sana. Tetapi jika Anda dapat mempercepat proses dan mendapatkan hasil untuk menempatkan Anda cepat atau lambat di posisi ini jelas ini adalah yang terbaik yang bisa terjadi pada kami, tetapi sekali lagi kami membutuhkan sedikit waktu,” ujarnya. (amr/fajar)

Komentar