oleh

Sisa Anggaran UN Akan Dialokasikan Untuk Perbaikan Sekolah

INIKATA.com– Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Ade Erlangga Masdiana mengatakan bahwa selama ini anggaran yang dikeluarkan pemerintah sangat besar dalam mengadakan Ujian Nasional (UN).

Bila UN nantinya ditiadakan, sisa anggaran UN tersebut bisa dialokasikan pembangunan infrastruktur di bidang pendidikan.

‎”Selama ini biaya (untuk UN, Red) ratusan miliar. Bisa kita alokasikan misalnya untuk pengembangan infrastruktur bisa memperbaiki sekolah-sekolah,” ujar Erlangga dalam diskusi di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (14/12).

Erlangga menambahkan, anggaran UN tersebut juga bisa dialokasikan untuk‎ meningkatkan taraf hidup para guru. ‎

“Bisa juga untuk menyejahterakan guru-guru yang ada. Jadi bisa kita alihkan ke banyak hal lain,” katanya.

Sekadar informasi, Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan UN hanya akan ada di 2020. Setelah itu formatnya akan diganti. Sehingga di 2021 tidak lagi ada UN. “Pada tahun 2021 UN akan diganti menjadi asesemen kompetisi minimum dan survei karakter,” ujar Nadiem.(inikata/jawapos)

Komentar