oleh

SEA Games, Indonesia Sukses Raup 7 Emas berkat Sports Diplomacy

INIKATA.com – Cabang olahraga menembak jadi bintang kontingen Indonesia di SEA Games 2019. Cabor konsentrasi tersebut menyapu 7 dari 14 emas yang disediakan.

Dua di antara tujuh emas tersebut datang dari nomor yang dipertandingkan di Olimpiade Tokyo 2020. Yakni, 10 meter air rifle putri lewat Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba.

Satu lagi adalah nomor 10 meter air rifle mixed teamyang dipersembahkan Fika (sapaan Vidya) bersama Fathur Gustafian.

Sekjen PB Perbakin Firtian Judiswandarta menyatakan, sejak awal timnya diragukan banyak pihak. Termasuk KONI dan NOC.

Sebab, pada SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Indonesia hanya menyumbang satu medali emas.

Firtian menjelaskan, pihaknya melakukan banyak hal untuk menggenjot prestasi.

SEA Games 2019

’’Ada dua hal yang kami lakukan, seleknas ketat dan sports diplomacy,’’ ungkap Firtian kepada Jawa Pos saat menemui tim menembak di Manila, Filipina, pekan lalu.

Menurut dia, selama persiapan SEA Games, Perbakin gencar melobi tuan rumah.

’’Prinsipnya, kami menawarkan bantuan kepada mereka. Misalnya, terkait kebutuhan pertandingan,’’ lanjutnya.

Diplomasi olahraga itu berbuah hasil. Firtian mendapatkan informasi apa pun dari Filipina. Khususnya tentang nomor apa saja yang akan diadakan di SEA Games.

Dari informasi tersebut, PB Perbakin meminta seluruh pengprov menggeber latihan untuk nomor-nomor itu.

Selanjutnya, mereka diminta mengirim atlet untuk seleksi nasional pada Maret–November 2019.

’’Atlet Indonesia ini punya potensi. Tapi, kalau tidak diasah lewat kompetisi, bagaimana bisa tahu batasnya di mana,’’ jelas Firtian.

Setelah sukses besar di SEA Games, Perbakin berfokus membina Fika yang mengunci tiket ke Olimpiade 2020.

’’Rencana teknisnya, kami juga akan memberikan dia latihan di nomor 50 meter 3 position. Kami sudah melapor ke Kemenpora agar mendapatkan anggaran lebih,’’ paparnya.

Untuk menambah pengalaman bertanding, Fika bakal banyak berlatih di luar negeri. Perbakin telah menyiapkan partner latihan buat dia.

’’Buat matengin mental. Karena main di luar, melihat performa penembak luar negeri kalau nggak siap bisa bikin drop. Kalau ada partner kan enak buat berbagi,’’ jelas Fika. (Jawapos)

Komentar