oleh

Kekeh Perjuangan Kader, PKS: Wagub DKI Hak Kami

INIKATA.com – Juru Bicara DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Pipin Sopian menegaskan bahwa partainya terus berikhtiar agar kadernya menjadi Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta. Hal itu karena telah terjadi kesepakatan dengan Partai Gerindra, PKS diberi kesempatan mengusung kadernya guna mendampingi Anies Baswedan di ibu kota.

“Kami pegang erat kesepakatan dengan Gerindra bahwa Wagub DKI haknya PKS. Untuk itu, kami terus berikhtiar membangun komunikasi dengan berbagai partai di DKI Jakarta, terutama Gerindra agar pemilihan Wagub DKI terlaksana,” ujar Pipin saat dikonfirmasi, Selasa (31/12).

Menurut Pipin, PKS memahami adanya deadlock di DPRD DKI terkait pemilihan Wakil Gubernur DKI. Padahal PKS sudah mengirim dua nama kader terbaiknya dalam pemilihan Wakil Gubernur DKI ke DPRD.

“Kami pahami adanya upaya deadlock di DPRD DKI. Oleh karena itu supaya proses pemilihan Wagub jalan, kami terus berkomunikasi dengan berbagai partai, termasuk membuka opsi calon Wagub baru dari kader PKS diluar dua nama yang sudah beredar,” katanya.

Nama calon Wakil Gubernur DKI dari PKS itu, menurut Pipin, dalam waktu dekat akan disampaikan ke Gubernur dan DPRD agar segera diproses.

“Kami akan ajukan kandidat Wagub DKI Jakarta dari kader PKS yang terbaik yang punya integritas, kapasitas, berpengalaman dalam Politik Jakarta, dan bisa diterima oleh DPRD,” ujar Ketua Departemen Politik DPP PKS.

Pimpinan PKS, kata Pipin, masih mempertimbangkan empat nama calon Wakil Gunernur DKI Jakarta yang diajukan Gerindra. Termasuk pilihan Wagub dikosongkan sampai akhir jabatan Gubernur.

“Terkait rekomendasi empat nama calon Wagub dari Gerindra, Pimpinan PKS memiliki dua pilihan. Pertama, kami memilih satu dari empat nama yang diajukan Gerindra. Kedua, kami tidak mengambil keempat nama tersebut. ” ungkapnya.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani mendapatkan informasi bahwa di Januari 2020 akan ada sosok pendamping Anies Baswedan memimpin ibu kota.

Muzani mengatakan, telah menyerahkan sepenuhnya kepada PKS dalam memimpin ibu kota ini. Sehingga Gerindra tidak akan menganggu gugat. (JPC)

Komentar