oleh

Sopir Taksi Online di Begal, Leher Digorok Nyaris Tewas

INIKATA.com – Sopir taksi online kembali menjadi korban pembegalan. Asep Saeful Anwar (32) nyaris tewas usai lehernya digorok menggunakan pisau cutter, Kamis (2/1) dini hari.

Asep dibegal oleh penumpangnya di Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten.

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 00.30 WIB. Rabu (1/1) malam, korban menerima order untuk mengantarkan penumpang dari Kota Cilegon menuju Balaraja, Kabupaten Tangerang. Sesuai pesanan, korban menjemput penumpangnya di daerah Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon.

Saat tiba di lokasi, seorang lelaki berambut pirang langsung mendekati mobil Honda Brio nopol A 1687 BH yang dikemudikan korban. Lelaki berinsial BSN ini langsung duduk di jok depan, sebelah korban.

Setelah satu jam lebih, mobil korban sampai di Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang. Saat tiba di lokasi sesuai pesanan, korban mengingatkan pelaku. Tetapi, warga Desa Kemanisan, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang ini meminta korban memutar arah.

“Pelaku ini enggak mau turun. Dia minta korban untuk putar balik, ke arah Pontang,” kata Muhammad Siddiq, kerabat korban saat dihubungi Radar Banten, kemarin (2/1).

Saat mobil memutar arah, pelaku menodong korban menggunakan pisau cutter. Pelaku berusaha mengambil alih kemudi dari tangan korban.

Lantaran melawan, pelaku menyabetkan senjata tajam (sajam) ke kepala korban. Namun, korban belum menyerah. Kesal, pelaku menggorok leher korban. Pelaku kemudian menyeret korban keluar dari mobil. Saat di luar mobil, bapak beranak dua ini terus melawan.

Keduanya sempat baku hantam sebelum korban jatuh lemas lantaran darah yang terus mengucur keluar. “Korban sempat minta tolong sama warga sekitar. Mungkin takut ada apa-apa, warga sempat enggak berani nolong. Agak lama, korban baru dibawa ke puskesmas,” kata Siddiq.

Melihat korban tak berdaya, pelaku masuk ke dalam mobil dan tancap gas. Lantaran pelaku hilang kendali, mobil berwarna merah itu terperosok ke areal persawahan. Kecelakaan itu memancing perhatian warga sekitar. Bahkan, pelaku sempat dibantu warga lantaran menduga korban kecelakaan.

“Karena gawat, korban dibawa ke RSUD Balaraja. Polisi yang dapat informasi itu ngasih kabar ke keluarga. Kebetulan ada informasi mobil masuk sawah, pas dicek, betul punya kakak saya,” kata Siddiq.

Polisi kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi. Berdasarkan ciri-ciri pelaku dari korban, polisi berhasil mengamankan pelaku dua kilometer dari lokasi kejadian.

“Ditangkap di Kampung Sardah, Desa Kronjo, dua kilometer dari lokasi. Tidak ada perlawanan saat ditangkap,” kata Kapolsek Kronjo AKP Riadi.

“Statusnya (pelaku) belum tersangka. Masih dilakukan pemeriksaan. Untuk korban belum bisa diambil keterangan karena masih dirawat,” kata Riadi. (jpnn)

 

 

 

Komentar