oleh

Amankan Tiket Olimpiade, Hingga April Daddies Minimal Harus ke Semifinal

INIKATA.com – Hendra Setiawan mengaku penasaran untuk meraih emas Olimpiade 2020. Walaupun, pebulu tangkis 35 tahun itu sudah pernah mengukir pencapaian puncak tersebut 12 tahun silam.

Hendra yang berpasangan dengan Mohammad Ahsan, merupakan peraih emas ganda putra Olimpiade Beijing 2008. Ketika itu, dia berpartner dengan Markis Kido.

“Masih (semangat) dong untuk memenangi Olimpiade. Apalagi saya belum pernah memenangi medali emas Olimpiade saat bersama Ahsan,” kata Hendra kepada Antara.

Untuk mengejar impian tersebut, Hendra mengatakan bahwa dia dan Ahsan sangat fokus untuk lebih dulu mengamankan satu tiket ke Olimpiade. “Yang penting sekarang lolos dulu dan pasti berangkat,” ucapnya.

Hendra mulai melakukan kalkulasi. Tiket Olimpiade akan aman dalam genggaman jika mereka minimal mencapai semifinal dalam semua turnamen yang diikuti hingga April 2020.

Federasi bulu tangkis dunia alias BWF hanya mengizinkan delapan pasangan terbaik untuk lolos langsung ke Olimpiade.

Namun, setiap negara hanya berhak mengirimkan dua pasangan saja.
Dari daftar yang dirilis laman BWF terhitung pada 31 Desember 2019, pasangan Hendra/Ahsan menempati peringkat kedua dengan koleksi 99.500 poin.

Untuk peringkat pertama masih diduduki pasangan Indonesia lainnya Marcus Gideon/Kevin Sanjaya dengan 105.803 poin.
Ajang pertama bagi Hendra/Ahsan untuk memburu poin adalah Malaysia Masters. Mereka berangkat ke Kuala Lumpur, Minggu, hari ini (5/1).

Setelah itu mereka rencananya tampil pada ajang Indonesia Masters, All England, dan Badminton Asia Championship.

Pada 2019, Hendra/Ahsan tampil sangat luar biasa. Mereka sukses meraih tiga gelar besar yakni All England, Kejuaraan Dunia, dan BWF World Tour Finals.

The Daddies adalah ganda putra pertama dalam sejarah yang mengumpulkan tiga gelar prestisius itu dalam satu kalender. Total, Hendra/Ahsan menembus final 11 kali sepanjang 2019. (Jpc)

Komentar