oleh

Hengkang dari Persebaya, Miswar Saputra Gabung PSM Makassar

INIKATA.com – Miswar Saputra sempat dikaitkan dengan Persiraja Banda Aceh setelah dilepas Persebaya Surabaya. Maklum, sebagai pemain asli Aceh, dia dikabarkan bakal membela klub tanah kelahirannya. Kini, kiper 23 tahun itu sudah punya klub baru.

Tapi, bukan Persiraja. Miswar malah dipastikan memperkuat PSM Makassar musim depan.

Kabar tersebut cukup mengejutkan. Sebab, sebelumnya Miswar sempat dikaitkan dengan Borneo FC yang baru saja ditinggal kiper utamanya, Nadeo Argawinata, ke Bali United.
Tapi, PSM juga butuh kiper baru. Sebab, performa tiga kiper mereka musim lalu cukup buruk. Sepanjang musim lalu, PSM kebobolan 50 gol.

CEO PSM Munafri Arifuddin tak menampik bahwa posisi penjaga gawang butuh pembenahan. Apalagi, musim depan PSM juga berlaga di ajang AFC Cup 2020. ’’Sebetulnya stok kiper kami masih ada,’’ ungkap pria yang akrab disapa Appi itu. Saat ini, ada tiga kiper lain selain Miswar. Yakni, Rivky Mokodompit, Hilmansyah, serta Hery Prasetyo. Tapi, hanya Rivky yang punya statistik apik. Dari 27 laga yang dimainkan, tujuh kali dia clean sheet. Dia juga mencatatkan 77 save.

Performa itu jelas kalah jauh oleh Miswar. Bersama Green Force, julukan Persebaya, Miswar sudah tampil dalam 32 laga. Total, dia sudah melakukan 107 save. Itu menjadikan Miswar sebagai kiper dengan jumlah penyelamatan terbanyak di Liga 1 2019. Unggul satu angka atas kiper Semen Padang Teja Paku Alam yamg mencatatkan 106 save.

Nah, datangnya Miswar membuat satu dari tiga kiper PSM akan terdepak. Appi tak menampik hal itu. Tapi, hingga saat ini, dia belum memutuskan siapa kiper yang akan tercoret. ’’Data-data (performa kiper) sudah saya kirim ke pelatih. Pastinya akan kami bicarakan,’’ imbuh Appi.

Nama Hilmansyah menjadi yang paling santer terdepak. Apalagi, dia sudah mendapat tawaran bergabung dari klub lain. Hal itu membuat kans Hilmansyah hengkang cukup besar. ’’Ada yang tawari saya jadi kiper utama. Tetapi, saya harus bicara sama bos dulu (Appi),’’ terang Hilmansyah.

Mantan pemain Persebaya lainnya, Fandi Eko Utomo, sepertinya tak akan lama menganggur. Kabarnya, Fandi segera merapat ke sesama tim Jatim, Persela Lamongan. Mantan pemain Madura United tersebut bahkan sudah menjalin komunikasi dengan manajemen Persela.

”Saya sempat ditelepon (oleh manajemen Persela, Red). Tapi masih nggak tahu lagi kelanjutannya,” kata Fandi kepada Jawa Pos.

Pelatih Persela Nil Maizar juga tak menampik soal kemungkinan bergabungnya Fandi. Apalagi, segala kemungkinan memang bisa saja terjadi selama bursa transfer masih dibuka. ”Saya sudah dengar soal itu. Dia (Fandi) mau ke Persela. Kalau saya sih tidak ada masalah,” terang mantan pelatih Semen Padang tersebut.

Meski begitu, Nil tak bisa langsung memberikan keputusan. Pelatih berusia 50 tahun itu mengatakan akan membicarakan dulu dengan manajemen. Saat ini skuad Persela belum berkumpul. Termasuk Nil. ”Nanti tanggal 10 (Januari) kami bertemu dengan manajemen,” kata Nil.

Jika bergabung, Fandi jelas tak akan kesulitan untuk beradaptasi. Apalagi, Laskar Joko Tingkir –julukan Persela– bukan klub baru baginya. Fandi pernah memperkuat Persela U-21. Sebelum akhirnya promosi ke tim senior pada musim 2013. Hal itulah yang bisa jadi pertimbangan untuk merekrut Fandi.

Masalahnya, tawaran yang datang tak hanya dari Persela. Fandi menjelaskan, ada tawaran dari dua klub lain. Dia enggan menyebut nama dua tim tersebut. Yang jelas, salah satunya berasal dari tim Liga 2. ”Tapi, masih belum ada yang serius,” tambah putra legenda Persebaya Yusuf Ekodono tersebut.

Fandi juga tak mau buru-buru memutuskan klub baru. ”Masih mau santai dulu,” tambahnya. Sejatinya, Fandi tak akan kesulitan untuk mencari klub anyar. Sebab, performanya bersama Green Force –julukan Persebaya– musim lalu cukup lumayan. Total, dia bermain dalam 25 laga bersama Persebaya di Liga 1 musim lalu. Dia melepaskan 16 tembakan ke gawang. Sayang, tak ada gol maupun assist yang dicatatkan. (JPC)

Komentar