oleh

Segini Harta Saiful, Bupati Sidoarjo yang Kena OTT KPK

INIKATA.com – Bupati Sidoarjo Saiful Ilah ikut diamankan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan pada Selasa (7/1) malam kemarin. Menelisik Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Saiful punya jumlah kekayaan lebih dari Rp 60 miliar.

Berdasarkan situs https://elhkpn.kpk.go.id yang dilaporkan pada 31 Desember 2018, Saiful tercatat memiliki total harta kekayaan senilai Rp 60.465.050.509.

Saiful tercatat memiliki tanah dan bangunan senilai Rp 32.832.540.100. Harta tidak bergerak itu tersebar di wilayah Sidoarjo dan Pasuruan, Jaw Timur. Selain itu, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga tercatat memiliki harta bergerak berupa alat transportasi dan mesin dengan total Rp 570.000.000.

Kendaraan milik Saiful itu diantaranya, Mobil Toyota Kijang tahun 2000 senilai, Rp 90.000.000, Mobil Honda Accord Sedan tahun 1987 Rp 20.000.000, Motor Suzuki Intruder tahun 2001 Rp 25.000.000, Mobil Toyota Corolla Sedan tahun 1996 Rp 45.000.000, Mobil Mercedes Benz Sedan tahun 1997 Rp 150.000.000, Mobil Jaguar Sedan tahun 2000 Rp 100.000.000, Mobil Nissan Terrano Jeep tahun 2001 Rp 60.000.000 dan Mobil Mercedes Benz Sedan tahun 1989 Rp 45.000.000.

Saiful juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 1.444.500.000, serta surat berharga dengan total Rp 63.500.000 hingga kas dan setara kas senilai Rp 25.554.510.409. Oleh karenanya, Saiful tercatat memiliki harta dengan total Rp 60.465.050.509.

Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (7/1). Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah turut diamankan dalam operasi senyap tersebut.

“KPK telah mengamankan seorang kepala daerah dan beberapa pihak lainnya di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dalam pesan singkatnya, Selasa (7/1).

KPK menduga operasi penindakan ini dilakukan ada penyimpangan terkait pengadaan barang dan jasa. Kendati demikian, lembaga antirasuah belum menyebut secara rinci berapa orang yang diamankan dalam OTT ini.
“(OTT) terkait pengadaan barang dan jasa,” tukas Ali. (Jpc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait