oleh

Hendropriyono: Daripada Razia Masker Lebih Baik Buka Kerang Impor

INIKATA.com – Ada banyak yang bisa kita lakukan di tengah wabah virus corona ini. Aktif melakukan pencegahan penularan, berinisiatif untuk melakukan pola hidup sehat untuk diri sendiri dan orang di sekitar, dan bahu-membahu menyediakan kebutuhan medis yang diperlukan seperti masker, sanitizer, zat antiseptik, atau minimal sabun.

Kerja sama inilah yang dibutuhkan saat ini sebagai aksi nyata di dalam masyarakat. Sedangkan untuk pemerintah aksi nyata tersebut bisa lebih luas lagi dilakukan sesuai dengan perannya.

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara AM Hendropriyono mengatakan, penanganan virus corona mestinya dilakukan dengan kerja konkret, tidak cukup hanya dengan berdoa saja.

Di tengah wabah corona yang mulai masuk ke Indonesia, ia kurang menyetujui cara menteri yang hanya mengimbau masyarakat terus berdoa. Menurutnya, bekerja fisik sangat dibutuhkan saat ini. “Menteri jangan nyuruh-nyuruh rakyat untuk berdoa saja. Menteri-menteri harus kerja fisik, yang nyata dilihat dengan panca indera rakyat,” ujar Hendropriyono kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (5/3).

Untuk persoalan penimbunan masker, Hendropriyono menyarakan agar pemerintah memacu industri kecil untuk memproduksi masker. Hal itu jauh lebih efektif daripada merazia di saat keadaan darurat. “Terhadap reaksi COVID 19, bukan razia yang diperlukan saat keadaan darurat pasar. Bukan melarang pedagang nimbun masker. Tapi pemerintah yang harus bantu pacu dengan kilat industri UKM masker. Industri itu kan sangat sederhana, yang sangat responsif terhadap permintaan pasar.

Beda dengan penimbunan beras, karena hasil pertanian memang tidak responsif terhadap permintaan pasar yang mendadak,” urainya.

Selain mendorong industri dalam negeri skala kecil untuk produksi masker, keran impor masker juga harus dibuka demi memenuhi permintaan. “Di samping itu buka keran impor masker secara cepat dari seluruh dunia,” imbaunya. (rmol)

Komentar