oleh

Kasus Dugaan Penyalahgunaan ADD Desa Pasitallu Selayar, Masuk Tahap Kedua

SELAYAR, INIKATA.com – Penanganan kasus penyalahgunaan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2015 sampai 2017 Desa Pasitallu, Kecamatan Takabonerate, Kabupaten Kepulauan Selayar. Saat ini sudah masuk tahap dua.

Saat dikonfirmasi oleh awak media inikata.com di kantor Kejari, Benteng, Rabu (11/3/2020). Kasi Pidsus, Kejari Kepulauan Selayar, Juniardi Windraswara telah membenarkan kasus tersebut.

Wali Kota Dani Fatma

Kasus dugaan penyalahgunaan ADD tersebut diduga telah merugikan keuangan negara sebesar 950 juta lebih atau kurang lebih 1 Miliyar.

“Adapun dugaannya penyalah gunaan ADDnya antara lain, adanya Kekurangan volume pada fisik pembangunan jalan desa dan pembangunan tanggul penahan ombak Desa Pasitallu,” jelas Kasi Pidsus Kejari, Juniardi.

Pada kasus ini penyidik polres Selayar menetapkan tersangka Jafaruddin Bin Dahe selaku Sekretaris Desa yang mana perkara ini merupakan split dari perkara Korupsi ADD dan kepala Desa dan bendahara Desa sebagai tersangka yg saat ini sudah melalui proses persidangan.

Kasi Pidsus Kejari, Juniardi Windraswara, selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU), membenarkan sudah dinyatakan tahap dua dan diterima, Selasa (10/3/2020) atas tersangka, Jafaruddin, Sekretaris Desa Pasitallu.

“Selanjutnya tersangka Jafaruddin, dilakukan penahanan di Rutan IIB Selayar”, lanjutnya.

Rencananya tersangka akan dipindahkan ke tahanan Lapas IA di Kota Makassar dengan tujuan memperlancar proses persidangan Korupsi di Pengadilan Negeri Makassar. (Rizal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait