oleh

BSN-PLUT Sulsel Dorong Pelaku UMKM Kopi Ber-SNI

MAKASSAR, INIKATA.com – Menyemarakkan hari kopi nasional stakeholder kopi se-Sulawesi Selatan berkumpul dan ngopi bareng di pelalataran menara Phinisi UNM Makasar, Jl. AP.Pettarani, Rabu (11/3). 

Acara yang dikemas dalam bentuk acara “Festival Kopi ber-SNI” dilaksanakan Kantor Layanan Teknis (KLT) Badan Standardisasi nasional (BSN) Makassar didukung stakeholder kopi Sulsel antara lain DEKOPI, PLUT Sulsel, UNM, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Pertanian dan Holtikultura Sulsel dan komunitas kopi di Makassar.

Hadir dalam kegiatan ini Kadis Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan, Andi Ardin Tjatjo, kepala Diskop UKM Sulsel, Malik Faisal, ketua DEKOPI Sulsel, Prof. Kaimuddin, Kepala UPT PLUT, Andi Diah, Kepala KLT BSN Makassar, Taufik Hidayat, Wakil rektor IV UNM, Prof Gufran, Konsultan PLUT, Bahrul ulum dan pengusaha-pengusaha kopi dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Acara Festival Kopi ber-SNI ini diisi dengan ngopi bareng, teleconference bersama Menteri Pertanian, edukasi SNI kopi, talk show, mini ekspo dan kompetisi cupping dan latte art. Diisi pula dengan tampilan seni dan musik.

Kadis Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan, Andi Ardin Tjatjo mengatakan, kegiatan ini merupakan  momentum yang sangat strategis dalam membangun dan mengembangkan potensi kopi di Sulawesi Selatan sebagai salah satu komoditi unggulan dan ekspor. 

Kepala KLT BSN Makassar, Taufik Hidayat, menyebut,acara digelar dalam rangka menggalakkan usaha di bidang perkopian dan untuk lebih mencintai kopi nusantara  dan Sulsel pada khususnya. 

“Kegiatan ini juga memiliki nilai strategis karena bertujuan mempromosikan kopi yang berstandar nasional dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perlunya memproduksi dan mengkomsumsi kopi yang ber-SNI,” tambahnya.

Hal senada dikemukakan Bahrul ulum dari PLUT Sulsel saat sesi talkshow. Dikatakannya,salah satu syarat agar kopi nasional dan lokal bisa mendunia, terdapat sejumlah standardisasi yang harus dipenuhi pelaku industri kopi yang sudah ditetapkan BSN untuk menghasilkan kopi berkualitas.

BSN sendiri telah menetapkan sejumlah Standar Nasional Indonesia (SNI) mengenai kopi diantaranya SNI 01-3542-2004 Kopi bubuk; SNI 2907:2008 Biji Kopi; SNI 7708:2011 Kopi gula krimer dalam kemasan; SNI 2983:2014 Kopi Instan; SNI 4314:2018 Minuman kopi dalam kemasan; serta SNI 8773:2019 Kopi Premiks.

Sementara itu, Kadiskop UKM Sulsel, Malik Faisal mengapresiasi kegiatan Festival Kopi ber-SNI ini. Ia berharap acara festival kopi menjadi media berpromosi bersama dan konsolidasi stakeholder kopi di Sulawesi Selatan. (Rls)

Komentar