oleh

Danny Pomanto Diserang Kampanye Negatif, Lawan Tidak PeDe

MAKASSAR, INIKATA.com – Wilayah provinsi Sulawesi Selatan diguncang munculnya kasus Virus Corona baru-baru ini. Bahkan parahnya lagi ada dua masyarakat mengidap penyakit yang mematikan tersebut.

Disisi lain, jelang Pilwali Makassar 2020, black campaign atau kampanye negatif mulai kencang terlihat di ruas jalan dan lampu merah.

Adanya selebaran kertas menyudutkan nama bakal Calon Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto (Danny) yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Oknum yang tidak bertanggung tersebut melibatkan anak jalanan di bawa umur. Kertas black campaingn tersebut dibagikan anak-anak di bawah umur kepada pengendara.

Pengamat politik dari Universitas Hasanuddin Makassar, Ali Armunanto menilai ada salah satu kandidat bakal calon Walikota Makassar yang tidak percaya diri menghadapi Danny Pomanto. Sang anak Lorongnya Makassar memang memiliki popularitas yang tinggi dibanding seluruh bakal calon Walikota yang mencuat maju.

“Saya rasa itu adalah bentuk ketidak percayaan diri lawan terhadap Danny Pomanto. Karena mereka pasti berusaha untuk menurunkan elektabikitas Danny Pomanto,” kata Ali Armunanto, Kamis (19/3) kepada wartawan.

Parahnya lagi, mereka ingin merusak elektabilitas Danny Pomanto. Supaya lawannya bisa merauk dukungan dari pemilih loyalis Danny Pomanto.

“Semakin besar peluangnya, utamanya calon-calon yang mengharapkan latar pemilih yg sama yang selama ini masih mendukung Danny Pomanto,”tuturnya.

Selain itu, lanjut dia, masyarakat kota Makassar sudah teruji kecerdasannya dalam menentukan calon pemimpinnya.

“Tetapi bagi saya, membawa-bawa etnis dan identitas politik justru kesannya kampungan dan tidak elegan. Apalagi Makassar adalah basis pemilih cerdas, jadi saya rasa isi seperti itu tidak terlalu efektif. Justru yg harus dipikirkan oleh calon lain adalah bagaimana cara mereka mengemas diri mereka dengan pencitraan politik yang baik yan bisa mengundang simpati masyarakat luas,” ungkapnya. (**)

Komentar