oleh

Coach Hendry PDP Corona, Jojo dan Ginting Bakal Tes Kesehatan

INIKATA.com – Pelatih kepala tunggal putra PP PBSI Hendry Saputra resmi berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19.

Menurut Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari ini menjadi peringatan bagi para atlet nasional. Sebab, virus tersebut bisa menyerang siapa saja, termasuk atlet. Sehingga harus ada pencegahan dini.

“Ini alarm bagi kita. Saya minta kepada para pengurus pelatnas supaya mengutamakan keselamatan dan kesehatan atlet. Terus dipantau,” kata Okto.

Dengan adanya kejadian tersebut Okto merasa prihatin. Namun, dia juga menyambut baik respons PBSI yang sigap menangani kasus tersebut. “Mereka (PBSI) langsung mengisolasi para atlet dan ofisial. Selain itu, Pelatnas Cipayung kini benar-benar tertutup dan tidak ada arus keluar masuk,” ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Sekjen PP PBSI Achmad Budiharto mengatakan, atlet tunggal putra seperti Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, dan Shesar Hiren Rhustavito masih menjalami isolasi mandiri.

Kabarnya, mereka sudah didaftarkan untuk menjalani tes virus korona. Sekarang, posisinya masih menunggu giliran. Namun, belum ada kepastian kapan mereka akan dites.

“Mereka baik, sehat-sehat saja. Kondisinya terus dipantau tim dokter PBSI,” katanya.

“Kan status coach Hendry masih PDP belum divonis positif. Baru diketahui hasilnya tiga hari ke depan. Semoga negatif hasilnya. Kita doakan saja semoga coach Hendry dan semua yang ada di Pelatnas Cipayung sehat,” jelasnya.

Budi menambahkan, masa isolasi mandiri tim All England 2020 juga diperpanjang hingga awal April. Selain itu, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur juga sudah mendatangi Pelatnas dan mendata siapa saja yang melakuan kontak dengan PDP dan tindakan apa yang harus dilakukan. (JPC)

Komentar