oleh

Corona Bisa Tertular Lewat Tinja dan Urin Manusia?

INIKATA.com – Para ilmuwan dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan bahwa Covid-19 ditularkan lewat cairan (droplet) saat seseorang batuk dan bersih. Atau bisa menempel pada benda-benda yang digunakan bersama.

Tapi ternyata, ilmuwan menemukan virus corona ada pada tinja.

Virus corona dapat disebarkan melalui penularan fecal-oral. Penyakit ini juga dapat menyebar melalui apa yang dikenal sebagai feses aerosol.

Ini lah mengapa menutup tutup toilet duduk sebelum disiram menjadi sangat penting.

“Tinja, atau urin toilet dapat keluar dari toilet ke udara dan menyebarkan penyakit. 80 persen partikel yang lolos dari kotoran dapat masuk ke udara. Dicegah dengan menutup tutupnya saat dibilas,” ujar ahli kesehatan dari Asosiasi Profesional dalam Pengendalian Infeksi dan Epidemiologi, Chenyan Chen seperti dilansir dari Forbes, Jumat (10/4).

Chen menyebutkan bahwa bahaya penularan fecal-oral lebih tinggi untuk orang-orang yang bergejala.

Jadi jika berbagi kamar mandi dengan orang yang positif Covid-19, desinfeksikan seluruh kamar mandi dengan alkohol atau pastikan ada paparan sinar ultraviolet.

Sementara itu, sebuah studi dari City University of Hong Kong menemukan bahwa menyiram toilet dapat melepaskan hingga 80 ribu tetesan yang tercemar dan membiarkannya menggantung satu meter di udara selama berjam-jam jika tutupnya dibiarkan naik, menurut laporan South China Morning Post.

Peneliti Alvin Lai mengatakan bahwa menutup tutup toilet saat menyiram penting untuk dilakukan.

Maka, kesimpulannya, ada empat metode transmisi Covid-19. Pertama, kontak langsung atau kontak tidak langsung. Kedua, tetesan, yang dapat berupa batuk atau kontak kulit-ke-kulit.

Ketiga, ketika virus Korona melewati udara atau melalui ventilasi. Keempat adalah penularan fecal-oral, yang berarti bahwa penularan dari feses yang tidak sengaja tertelan. (jp/fajar)

Komentar