oleh

Tim Asal Malaysia Bolehkan Sponsor Tunda Pembayaran

INIKATA.com – Penangguhan MotoGP 2020 secara keseluruhan mulai memberi dampak signifikan pada opersional Petronas Yamaha Sepang Racing Team. Tentu saja di dalamnya adalah aspek finansial.

Sebab, pandemi Covid-19 yang melanda dunia turut membuat pertumbuhan ekonomi dunia melambat dan memengaruhi berbagai bidang usaha yang ada.

Maka dari itu, tim yang dipimpin oleh Razlan Razali ini berinisiatif untuk memberi kelonggaran bagi tiap sponsor yang mendukung perjuangan mereka dalam ajang MotoGP.

Dengan alasan force majeure, Sepang Racing Team membolehkan sponsor mereka menunda pembayaran untuk kemudian menyesuaikan kontrak yang ada.

“Pada saat ini, tidak ada sponsor kami yang pergi dan kami bersyukur bahwa mereka masih bersama kami,” kata Razlan seperti dikutip surat kabar Malaysia New Straits Times.

“Namun, kami memiliki beberapa sponsor teknis kecil di Eropa, yang menangani di bisnis ritail dan mereka sudah menutup selama sebulan terakhir. Mereka meminta penundaan pembayaran dan kami memaklumi,” tambahnya.

Razlan mengakui pihaknya telah mempelajari situasi yang terjadi pada saat ini dan menyebut perencanaan finansial sebagai kunci untuk melewati krisis.

Akan tetapi, Razlan tak memiliki rencana jangka panjang. Sebab dia, dan dunia olahraga pada umumnya, belum pernah menghadapi pandemi semacam ini.

Bagi Razlan dunia motorsport sangat bergantung dengan kondisi ekonomi yang bagus agar bisa tetap bertahan.

Bila keadaan tak kunjung membaik, industri balapan bisa gulung tikar lebih cepat dibandingkan bisnis konvensional lainnya.

Untungnya, Dorna Sports selaku promotor MotoGP sudah memberi stimulus finansial agar tim kontestan mampu bertahan pada masa sulit ini.

Dorna Sports telah mempercepat proses bagi hasil pendapatan kepada seluruh tim MotoGP, Moto2, dan Moto3. “Ya, Dorna telah memberikan bantuan keuangan lebih cepat dibanding yang biasa kami terima setiap musim. Ini seperti apa yang dilakukan Formula satu,” jelasnya.

“Dorna memberi dana ini di awal, meski tak ada balapan. Ini menunjukkan bahwa mereka paham dan tanggap dengan situasi yang ada,” ucapnya. (Ik/Jawapos)

Komentar