oleh

Awasi Dana Covid-19, Fraksi Golkar DPRD Sulsel Minta Segera Dibentuk Tim Khusus

MAKASSAR, INIKATA.com – Anggaran penanganan Covid-19 di Sulsel telah disepakati oleh Pemprov dan DPRD sebesar Rp500 Miliar yang akan dikucurkan dalam dua tahap masing-masing Rp250 Miliar.

Fraksi Partai Golkar mendukung penyiapan anggaran sebesar Rp500 Miliar yang bersumber dari APBD 2020.

Wali Kota Dani Fatma

Anggaran tersebut membiayai berbagai kebijakan dan program kegiatan Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 provinsi Sulsel.

Untuk memastikan efektifitas anggaran tersebut, Sekretaris Fraksi Golkar Ince Langke meminta agar segera dibentuk tim pengawas atau tim khusus berbentuk Pokja atau Pansus sesuai Tatib DPRD yang mencerminkan unsur Fraksi dan AKD yang ada di DPRD Sulsel.

Agar fungsi pengawasan DPRD berjalan sebagaimana mestinya, sekaligus merupakan bentuk pertanggungjawaban publik.

Untuk kepentingan tersebut Fraksi Partai Golkar mendesak agar rencana penggunaan anggaran sebesar Rp500 Milliar, khususnya dana Rp250 Milliar Tahap Pertana segera disampaikan kepada DPRD.

Ince juga meminta Pemprov untuk memaparkan soal anggaran Rp 500 Miliar itu digeser dari anggaran apa saja sehingga bisa menjadi bahan pengawasan bagi DPRD.

“Mengingat skala Urgency dalam skala kedaruratan, agar segala kebijakan, prosedure dan mekanisme agar mempertimbangkan secara sungguh-sungguh, unsur percepatan, efektiftas, transparansi, ketangguhan yang terukur,” kata Ince Langke saat konfrensi pers di DPRD Sulsel, Selasa 14 April.

Fraksi Partai Golkar mendesak agar pemenuhan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis dan masyarakat segera dapat dipastikan pengadaannya, termasuk diantaranya pengadaan APD sebesar Rp. 15 Miliar dari Anggaran Rp. 250 Miliar yang dikelolah Pemerintah Provinsi Tim gugus Tugas, yang akan didistribusikan oleh Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan di Dapilnya masing-masing agar segera direalisasi.

“Fraksi Partai Golkar meminta agar menfasilitasi Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan untuk melakukan monitoring pantauan dan evaluasi kegiatan penanggulangan
Covid-19 di Dapilnya masing-masing. Berbagai hasil pantauan, monitoring dan evaluasi dimaksud, menjadi bahan pembahasan bagi Tim Khusus DPRD bersama Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19/Provinsi Sulawesi Selatan,” papar Ince.

Selain itu, Ince mengatakan fraksi Golkar juga mendorong Progam Jaring Sosial/ Social Safety Net agar dilaksanakan percepatan yang lebih progresif dan merata.

Mengingat sangat dibutuhkan oleh masyarakat sebagai dampak dari Pembatasan Pergerakan Masyarakat untuk mendukung kebijakan Physical Distancy atau Sosial Distacing, yang antara lain berdampak menurunnya daya beli masyarakat, utamanya golongan masyarakat ekonomi lemah. (Hendrik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait