oleh

Pemprov Diminta Intervensi Kebijakan Pemkot Surabaya Berlakukan PSBB

SURABAYA, INIKATA.com – Pemprov Jatim diminta untuk mengintervensi ke Pemkot Surabaya untuk pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besa (PSBB) di kota Surabaya. Alasannya, jumlah pasien Covid-19 di kota Surabaya semakin hari semakin bertambah.

Wali Kota Dani Fatma

“Sebenarnya, pemerintah provinsi bisa melakukan intervensi. Apalagi bagi daerah yang ternyata tak efektif mengurangi pencegahan corona,” kata Ketua Fraksi Demokrat Jawa Timur saat dikonfirmasi di Surabaya, Jumat (17/4/2020).

Subiati mencontohkan, Surabaya yang setiap hari jumlah pasien positif Covid-19 terus bertambah. “Ironisnya, banyak masyarakat yang belum mentaati upaya preventif penyebaran ini. Kami melihat sejumlah warkop masih ramai. Mereka juga tak memakai masker sebagai bentuk upaya pencegahan. Pemrov bisa melakukan intervensi,” katanya.

Jumlah kasus pasien positif Corona di Surabaya hingga hari ini mencapai 246 orang. Ada 24 pasien meninggal dan 43 pasien sembuh. Sedangkan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mencapai 634, dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada 1.658 orang.

Jumlah pasien positif Corona di Surabaya merupakan yang terbanyak di Jawa Timur. Surabaya pun dinilai layak mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jika melihat data penyebarannya yang setiap hari bertambah. (Three)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait