oleh

Meski Bukan Acuan Dalam Nilai Ijasah, Soal US SD di Bone Tetap Tersalur

BONE, INIKATA.com – Pada masa darurat penyebaran Covid-19 ini,  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menerbitkan Surat Edaran Nomor 4 tahun 2020 Tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran Corona Virus Diseases (Covid-19).

Dalam Surat Edaran tersebut, berisi penyampaian tentang Ujian Nasional dibatalkan,proses belajar dari rumah, terkait Ujian Sekolah untuk kelulusan, kenaikan kelas, Penerimaan Peserta Didik Baru dan terkait BOS.

Wali Kota Dani Fatma

Terkait Ujian Kelulusan Sekolah Dasar, ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir ( kelas 4,5 dan 6 semester gasal). Nilai semester genap kelas 6 dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan. Edaran ini tidak membuat Dinas Pendidikan Kabupaten Bone menghentikan Soal Ujian Sekolah kelas 6 SD yang saat ini dalam proses pendistribusian ke Sekolah.

Sekertaris Dinas Pendidikan, Nursalam, yang di konfirmasi pada Sabtu malam (18/4) mengatakan bahwa soal Ujian Sekolah sudah terlanjur di cetak karena pihak sekolah sudah memesan lebih dulu sebelum wabah Covid ini.

“Bukan soal ujian itu, itu untuk pengganti ujian, jadi anak anak mengerjakan soal masing masing, kan jauh sebelum corona, mereka (semua SD) sudah memesan melalui percetakan,” terangnya.

Disisi lain, salah satu Kepala Sekolah yang di konfirmasi terkait pengadaan soal tersebut, mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah melakukan pemesanan.

“Tidak mapesanki, langsung disiapkan, Selalunya  memang disiapkan disdik ndi,” jelas salah satu Kepala Sekolah yang kami rahasiakan identitasnya.

Terkait pengadaan Soal yang  tidak menjadi acuan lagi  dalam pengisian nilai Ijasah murid, dianggap mubazzir dan hanya menghabiskan anggaran sekolah.

Meski masih bisa di tolak oleh pihak sekolah karena tidak ada pemesanan sebelumnya, namun Kepala Sekolah Dasar di Kabupaten Bone ini, mengaku terpaksa harus ambil dan membayar nantinya karena takut.

“Tetap diambil ndi, jangan sampai saya disuruh menghadap kalau tidak diambil, untuk dananya belum di setor tapi tetap akan disetor nantinya,” sebutnya dalam bahasa Bugis Bone. (Uly)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait