oleh

Bahan Peledak Bom Ikan Diamankan Polres Selayar

SELAYAR, INIKATA.com – Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Temmanganro Machmud temukan sejumlah jeriken yang diduga berisi bahan peledak (handak), di dalam Kawasan Taman Nasional Takabonerate (TNTB) saat melakukan kunjungan kerja (kunker), hari ketiga di Polsek Kepulauan, Polsek Takabonerate, Kecamatan Takabonerate, Kamis (23/4/2020).

Wali Kota Dani Fatma

“Dua jeriken pupuk matahari dan lima karung pupuk cantik, yang diduga bahan peledak bom ikan. Ditemukannya handak jenis pupuk matahari dan pupuk cantik tersebut, atas laporan yang diterima dari Kepala Balai TNTB, bahwa petugasnya, Agusriadi dari Jagawana, menemukan di Pulau Tarupa Kecil, dalam Kawasan TNTB, Rabu, 22 April, kemarin,” ungkapnya.

Atas laporan tersebut, Kapolres Temmangnganro, didampingi Kapolsek Takabonerate, Iptu Agus Junihardi serta beberapa perwira dan anggota menuju Pulau Tinabo, pusat Kawasan TNTB. “Agusriadi menjelaskan bahwa ditemukann bahan peledak dalam kondisi tertanam dalam pasir,” ujarnya.

Ia mengapresiasi kerja keras petugas Jagawana membantu pemerintah melindungi kawasan taman nasional dari pelaku bom ilegal.

“Tentang BB pupuk yang ditemukan, kami terima dan dibuatkan berita acara serah terima barang untuk bersama sama kita lakukan penyelidikan terhadap pelaku (pemilik bom ikan) Ilegal di kawasan Taman Nasional Takabonerate.

Ia juga memerintahkan kepada para kapolsek dan jajarannya agar bekerja sama dengan petugas, Jagawana, Babinsa dan masyarakat untuk bersama sama mencegah pelaku Illegal di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar.

Sebelumnya, Agusriadi menjelaskan bahwa kronologis penemuan pupuk illegal tersebut berawal dari informasi masyarakat pada hari Selasa, 21 April, sekitar 15.00 wita, bahwa ada pupuk matahari dari Pulau Madu masuk ke kawasan Taman Nasional.

Di Tarupa Kecil Tim patroli menyusuri pesisisr pantai dengan jalan kaki dan menemukan gundukan pasir yang diatasnya ada rumput layu yang sengaja ditanam untuk mengelabuhi petugas.

“Melihat keadaan tersebut sehingga kami menggali dengan menggunakan tangan dan sekitar 30 cm ditemukan karung berwarna kuning dan cergen yang isinya adalah pupuk cantik dan pupuk matahari”, terang Agusriadi. (Rizal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait