oleh

Di Depan Gubernur, Syamsari Sebut Jadikan Desa Pusat Pencegahan Covid-19

TAKALAR, INIKATA.com – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah kunjungan kerja ke Takalar untuk memantau penanganan Covid-19 disetiap wilayah. Bupati Takalar, Syamsari menyambut langsung Nurdin Abdullah di Kantor Bupati, Kamis (23/04) malam.

Nurdin mengaku bahwa Pemkab Takalar bersama jajaran sudah berusaha keras menjaga wilayah agar bisa terhindar dari Covid-19.

“Hari ini saya berkeliling ke beberapa kabupaten, meskipun ada yang namanya vidcon tetapi saya ingin melihat langsung dan memberikan semangat kepada para bupati dan wali kota, sekaligus mengapresiasi langkah para kepala daerah bersama jajarannya yang begitu kompak dalam mengawal dan menangani ovid-19,” ungkap Nurdin Abdullah.

Lebih jauh Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sulsel itu, meminta agar pasien dengan pengawasan (PDP) maupun orang dalam pemantauan (ODP) bisa dikawal dengan baik dan TNI Polri sebagai garda terdepan, diharap lebih keras lagi untuk mengawasi warga perantau yang masuk ke wilayah.

“Untuk percepatan memutus mata rantai penularan virus mematikan ini, maka seluruh instruksi dan imbauan pemerintah harus dipatuhi dan terus disosialisasikan ke masyarakat. Karena corona mempunyai masa inkubasi jika kita betul-betul menerapkan protap kesehatan.” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Takalar Syamsari melaporkan situasi perkembangan penanganan Covid 19 di Takalar. Bahwa sejauh ini pemerintah bersama Aparat TNI/Polri terus bersinergi dalam melakukan langkah-langkah untuk memutuskan mata rantai Covid-19, termasuk melakukan screening di semua perbatasan termasuk secara rutin menerapkan social distancing.

Lebih jauh bupati menjelaskan bahwa Pemkab menjadikan desa sebagai pusat pencegahan virus corona atau Covid-19 karena menurutnya pemerintah desa sangat tepat untuk melakukan screening semua orang yang masuk dan keluar di wilayahnya.

“Kami menjadikan desa sebagai basis utama untuk memantau orang keluar masuk di desa,” ujarnya.

Adapun langkah-langkah yang dilakukan Pemkab untuk melawan Covid-19 ini yakni menyiapkan ruangan isolasi di Rumah Sakit H. Padjonga Dg.Ngalle serta menyediakan makanan dan gizi yang baik bagi Pasien Dalam Pemantauan (PDP).

Lebih lanjut, Syamsari menjelaskan, untuk menindaklanjuti intruksi dari Menteri Agama mengenai beribadah di rumah, sudah disampaikan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah kami sudah menyampaikan agar aktivitas beribadah dipindahkan ke rumah saja. Namun demikian meski tidak melakukan tarwih secara berjamaah di masjid selama Ramadhan, saya berharap agar para pengurus masjid di seluruh Takalar dapat memutar kaset pengajian sebelum waktu shalat 5 waktu sehingga tidak terasa terlalu sunyi.”harap H. Syamsari. (ZQ)

Komentar