oleh

Sembari Tunggu Pandemi Corona Berakhir, Timnas U-19

INIKATA.com – Tidak adanya training camp bagi timnas Indonesia U-19 karena adanya pandemi korona bukan berarti seluruh persiapan untuk Piala Dunia U-20 terhenti. Para pemain tetap dipantau secara khusus. Terutama soal perkembangan fisik melalui video oleh staf pelatih.

Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong juga tidak berdiam diri saja selama ini. Bersama tim pelatih, dia tetap memantau perkembangan para pemain.

Dia sudah meminta secara khusus kepada pelatih fisiknya, Lee Jae-hong, untuk memberikan beberapa program. Hal tersebut sudah berjalan. Termasuk program khusus untuk pemain selama Ramadan.

Nah, tidak hanya sampai di situ, Shin Tae-yong juga intens berkomunikasi dengan beberapa staf pelatih lokal. Salah satunya Nova Arianto.

Walau saat ini berada di Korea Selatan, Shin Tae-yong terus berkomunikasi melalui penerjemahnya untuk disampaikan kepada Nova.

Hal itu dibenarkan Nova. Dia menjelaskan, berkomunikasi dengan Shin memang harus melalui penerjemah lebih dulu. Ribet? Pasti. Tapi, saat ini progres untuk timnas U-19 cukup baik.

Mantan bek timnas yang pernah membela Persebaya Surabaya itu menerangkan, selain fokus memantau fisik para pemain, Shin Tae-yong kembali mendata pemain-pemain di timnas U-19. Baik itu pemain yang pernah dipanggil ataupun tidak. ’’Ya, ini mendata dulu pemain yang dipersiapkan untuk timnas U-19,’’ tuturnya.

Dengan pendataan itu, pihaknya berharap tidak ada kesulitan memanggil pemain ketika pandemi korona sudah hilang. Sebab, para pemain sudah didata dan dipersiapkan mana yang layak dipanggil untuk ikut seleksi. ’’Sambil menunggu nanti ke depannya seperti apa,’’ ujarnya.

Ditanya apakah ada nama baru yang masuk dalam pendataan, Nova enggan berkomentar banyak. Yang pasti, Shin Tae-yong yang layak menerangkan hal itu. ’’Ditunggu ya nanti biar coach Shin yang menyampaikan,’’ katanya.

Sebagaimana diketahui, timnas U-19 dipersiapkan untuk turun di Piala Dunia U-20 tahun depan. Didapuk sebagai tuan rumah, target cukup tinggi dipatok Garuda Muda. Lolos babak pertama jadi target paling realistis yang harus dicapai.

Sejauh ini, selama Shin Tae-yong ditunjuk jadi pelatih timnas, baru sekali ada training camp untuk timnas U-19. Tepatnya pada 20 Januari lalu. Kurang lebih 10 hari para pemain menjalani TC di Negeri Gajah Putih bersama Shin Tae-yong dkk.

Selain bekal materi, timnas U-19 mendapat kesempatan beruji coba enam kali di sana. Memang hasil uji coba tidak memuaskan, lima kali kalah dan sekali menang. Tapi, selama TC di Thailand, Shin Tae-yong sempat mengaku puas akan perkembangan anak asuhnya.

Berencana akan TC lagi pertengahan tahun ini, pandemi korona menyerang. Timnas U-19 pun terpaksa melakukan latihan secara mandiri. Melalui pelatih fisik lokal timnas Alex Aldha Yudha, kondisi fisik para pemain dipantau setiap hari.

Bahkan, menu latihan pun diatur sedemikian rupa. Jika sebelum Ramadan para pemain diminta latihan dua kali sehari dan mengirimkan videonya kepada Alex, Ramadan kali ini hanya sekali.

Pemain juga diminta mengontrol pola makan dan berat badan sebagai syarat khusus untuk dipanggil ke TC selanjutnya. (Jawapos)

Komentar