oleh

Mohammad Ahsan Ingin Pertahankan Gelar Juara Dunia

INIKATA.com – Pandemi Covid-19 membuat Olimpiade Tokyo 2020 diundur tahun depan. Padahal, pada tahun itu sudah ada BWF World Championship.

Bisa dibilang 2021 menjadi sejarah, karena BWF World Championship dan Olimpiade diadakan pada tahun yang sama.

Momen tersebut membuat ganda putra peringkat dua dunia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan harus menyusun prioritas agar mampu tampil maksimal di setiap turnamen.

Juara dunia 2019 tersebut sepakat untuk mengutamakan Olimpiade Tokyo sebelum mempertahankan gelar juara dunia.

“Lebih fokus ke Olimpiade dulu sih, setelah itu baru mikirin kejuaraan lain. Masih ada beberapa bulan untuk persiapan Kejuaraan Dunia,” ujar Hendra sebagaimana dilansir Badminton Planet Jumat (8/5).

Sementara itu, Mohammad Ahsan tidak menampik jika dia juga berhasrat untuk dapat mempertahankan status juara dunia tahun depan.

Namun, dengan kondisi dua turnamen penting berlangsung pada tahun yang sama dan jarak yang berdekatan, maka situasinya akan sangat menantang.

“Tentu saja kami ingin mempertahankan gelar juara dunia, tetapi kami juga harus bersikap realistis,” tutur Ahsan.

Hendra akan berusia 37 tahun sementara Ahsan 34 tahun pada 2021. Alasan itu pula yang membuat mereka harus menentukan prioritas.

Ganda putra berjuluk The Daddies itu menjuarai BWF World Championship 2019 setelah mengalahkan pasangan Jepang, Takuro Hoki/Yogi Kobayashi, 25-23, 9-21, 21-15 di final.

Kemenangan tersebut membuat Hendra/Ahsan meraih gelar juara dunia untuk kali ketiga. Sebelumnya, mereka sukses jadi juara pada 2013 dan 2015.

Sedangkan dalam ajang Olimpiade, Hendra/Ahsan belum mampu meraih medali. Pada gelaran 2016 di Rio de Janeiro, Brasil, mereka gugur di fase grup.

Hendra/Ahsan sudah dipastikan lolos kualifikasi Olimpiade 2020 tahun depan setelah menduduki peringkat kedua dalam daftar peringkat Road to Tokyo 2020.

Mereka akan menemani Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang mewakili ganda putra Indonesia di Olimpiade Tokyo. (Jawapos)

loading...

Komentar