oleh

Keluarga Dosen Korban Pengeroyokan Heran Pelaku Minta Penangguhan Penahanan

MAKASSAR, INIKATA.com – Kasus dugaan pengeroyokan terhadap Dosen Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) Andi Baso Faisal beberapa waktu lalu di Jalan Inspeksi Kanal Hertasning, saat ini telah bergulir dan telah dinyatakan lengkap berkas atau P21.

Namun tercium gelagat para pelaku yang telah ditangkap pihak kepolisian ingin menggunakan cara cara khusus untuk bebas dari jeratan hukum.

Hal itu seperti meminta penangguhan penahanan hingga keterlibatan sang oknum polisi sebagai pelaku pengeroyokan yang belum berproses.

Akan tetapi segala usaha dan upaya yang ditempuh para pelaku buyar dimana kasus tersebut telah dinyatakan P21 dikejaksaan.

“Kasus sudah ditangani kejati akan tetapi kami merasa dari proses hukum yang berjalan ada intervensi kedalam hingga adanya rencana upaya permohonan penangguhan penahanan di kejaksaan” kata keluarga dosen Unsulbar berinisial S, Rabu (13/5/2020).

Ia pun heran dengan adanya isu yang beredar bahwa adanya oknum – oknum yang ingin mencampuri hal itu. “Kasus telah P21 tapi kok bisa minta penangguhan penahanan? Kami heran,” tambahnya.

Pihaknya pun berharap pada Kejaksaan Negeri Makassar agar tetap menjunjung dan mengedepankan profesionalismenya dalam menangani kasus ini, baik dari segi penahanan sampai pada penuntutan dipersidangan nantinya.

“Kami berharap nantinya para pelaku ini dapat dituntut semaksimal mungkin dan sesuai aturan hukum yang berlaku,” tutupnya. (Anca)

Komentar