oleh

Webinar Kewirausahaan STIE Nobel Bahas Masa Depan Entrepreneur

MAKASSAR, INIKATA.com – Ratusan akademisi, praktisi dan penggiat kewirausahaan mengikuti webinar kewirausahaan yang dilaksanakan STIE Nobel Indonesia Makassar, Sabtu (30/5).

Webinar bertema “Entrepreneur for the Future” ini menghadirkan narasumber Stephanus Widjaja selaku Founder of BISA – Business Indonesia Singapore Association, Rini Wahyu Hariani selaku owner Riwani Globe  dan Master Trainer Start and Improve Your Business-ILO.

Pembicara lainnya Muh Hidayat selaku dosen STIE Nobel, Harianto Albarr sebagai pengurus BPP HIPMI Perguruan Tinggi, dipandu moderator Bahrul ulum Ilham selaku Ketua Nobel Entrepreneurship Center.

Acara webinar yang dibuka ketua STIE Nobel, Mashur Razak ini membahas peran penting entrepreneur dalam perekonomian negara, peluang dan tantangannya di masa datang.

“Sebagai penggerak perubahan melalui inovasi, para entrepreneur selalu melihat ada peluang, meskipun di masa krisis,“ ujar Stepanus Widjaya yang juga ketua Forum Komunikasi Masyarakat Indonesia di Singapura.

“Karena itu pandemi covid-19 bukan untuk meratapi nasib namun saatnya mengubah mindset, kreatif dan inovasi serta berkolaborasi,” tambahnya.

Adapun Rini Wahyu Hariyani membahas model penciptaan wirausaha melalui modul Start and Improve Your Business (SIYB) yang dikembangkan oleh lembaga buruh internasional (ILO).

“Start & Improve Your Business (Program SIYB) merupakan sebuah paket pelatihan manajemen bisnis yang praktis yang disusun secara bertahap mengenai cara mengembangkan rencana ide bisnis, implementasi ide, cara mengembangkan bisnis dan memperluas bisnis,” urainya.

Dosen STIE Nobel Muhammadi Hidayat membahas pengembangan kewirausahana di kampus melalui inkubator bisnis.

Adapun Harianto Albarr membahas bagaimana generasi milineal menyiapkan diri menyongsong era new normal.

“Pengembangan entrepreneurship menuju pasca normal terkait perubahan perilaku konsumen, digitalisasi, basic need (kebutuhan pokok dan kesehatan) serta trend masyarakat yang makin empati terhadap sesama,” katanya.

Ketua panitia, Bahrul ulum menyebut, acara webinar sebagai perwujudan kampus STIE Nobel sebagai “school of business” dengan menyediakan kurikulum yang menanamkan semangat kewirausahaan dengan memadukan teori dan praktik, juga  adanya Nobel Entrepreneur Center (NEC) sebagai wadah inkubasi bisnis  bagi mahasiswa, katanya. (Rls/Inikata)

Komentar

Topik Terkait