oleh

Sidang Bandar Narkoba Tiga Kali Ditunda, Pakar: Bertentangan dengan Nilai Keadilan

BONE, INIKATA.com – Sidang dengan agenda pembacaan rencana tuntutan terhadap terdakwa Risal alias Ical yang merupakan bandar narkoba di Pengadilan Negeri Bone, telah tertunda sebanyak tiga kali.

Penudaan ini lantaran JPU Kejari Bone beralasan terdakwa dalam keadaan sakit, sehingga tidak bisa membacakan tuntutan.

Menanggapi hal tersebut, pakar Hukum Pidana dari Universitas Al Azhar Indonesia, Prof Suparji Ahmad mengatakan hal itu bertentangan dengan nilai kepastian dan keadilan.

“Ya itu mestinya tidak terjadi, kok rentut saja sampai ditunda 3 kali, hal tersebut bertentangan dengan nilai kepastian dan keadilan karena menyebabkan nasib terdakwa tidak pasti, sehingga tidak memperoleh keadilan,” tegasnya, Rabu (03/06).

Pada sidang dakwaan sebelumnya, JPU menyatakan dalam laporan BAP, Ical  didakwa dengan pasal 112, 114 atau pasal 131 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Suparji Ahmad menganggap, tidak layak diaelipkan pasal 131 jika terdakwa tidak pernah diperiksa terkait pasal tersebut dalam penyidikan.

“Ya tidak fair karena tidak pernah diperiksa pasal tersebut dalam penyidikan, kok ada dalam dakwaan” lanjutnya.

Terdakwa Risal alias Ical dianggap oleh Suparji Ahmad kemungkinan akan dikenakan pasal 131.

“Kemungkinan dikenakan pasal tersebut karena untuk apa diselipkan jika tidak untuk dikenakan,” pungkasnya. (Uly)

loading...

Komentar