oleh

Jual Hasil Curian di Facebook, Pembobol Rumah Warga di Hari Lebaran Diringkus

JENEPONTO, INIKATA.com – Dua orang pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) di rumah kosong diamankan Tim Pegasus Polres Jeneponto di back up Resmob Polda Sulsel di Makassar, Minggu (7/6/2020).

Kedua pelaku yakni Sandi (28) dan Putri Azuhra Dewi Maharani (19) melakukan aksinya di sebuah rumah kosong di Jalan Kelara Kelurahan Empoang Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto. Saat itu, korban Marsita Manai (52) dan keluarga tengah melaksanakan salat Idul Fitri.

Kasubag Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul mengatakan, saat rumah dalam keadaan kosong, pelaku kemudian merusak pintu utama lalu masuk ke rumah tersebut.

“Pelaku masuk kedalam rumah melalui pintu utama dengan cara merusak pintu dan masuk kedalam kamar mengambil 1 unit HP Vivo Y91, 1 unit notebook warna pink, dan uang sebesar 6.000.000,” ujarnya, Senin (8/6/2020).

Berdasarkan keterangan korban, HP milik korban dipasarkan di situs jual beli online di Facebook. Tim pun kemudian menyelidiki temuan korban. “Dilakukan penyelidikan dan didapatkan informasi bahwa orang tersebut berada di kota Makassar,” ungkap Syahrul.

Selanjutnya dilakukan pencarian, dan pelaku Putri Azuhra Dewi Maharani alias Rani berhasil diamankan.

“Dari keterangan pelaku, bahwa HP tersebut diberikan oleh pelaku Sandi. Tim kemudian melakukan pengembangan di rumah yang ditunjukkan oleh Rani. Saat mengetuk pintu, pelaku langsung melarikan diri dan kemudian dikejar oleh tim. Namun pelaku masuk ke rumah warga dengan cara merusak dinding dan lemari kemudian naik ke atap rumah,” bebernya.

Kata dia, tim sempat kehilangan jejak, namun tim terus melakukan pencarian. “Akhirnya pelaku berhasil ditemukan di rumah kosong dengan cara bersembunyi di dalam drum yang berisi air. Pelaku kemudian di bawa ke posko Resmob Polda Sulsel untuk diintrogasi,” lanjutnya.

Hasil introgasi, pelaku mengakui perbuatanya bahwa dia yang mencuri HP, notebook dan uang. “HP tersebut sudah dijual dan notebook masih disimpan dirumahnya di Jalan Ablam, uang sudah habis dipakai untuk berbagai keperluan,” jelasnya.

“Pelaku juga merupakan DPO Polrestabes Makassar kasus perampokan uang tunai Rp. 120.000.000. Pelaku kemudian dibawa menuju Jeneponto dalam perjalanan tim singgah salat subuh. Melihat situasi anggota yang jaga 1 orang pelaku nekat lompat dari mobil, sehingga anggota yang sementara salat berhenti dan juga ikut mengejar pelaku,” tuturnya.

Sempat diberikan tembakan peringatan, namun pelaku terus berlari sehingga diberikan tembakan terukur dan mengenai betis kiri dan kaki kiri. Pelaku kemudian dibawa ke rumah sakit Lanto Daeng Pasewang untuk dilakukan perawatan. (Kahar)

Komentar