oleh

Keadaan Mata Pulih, Momota: Saya Tidak Punya Waktu untuk Bersantai

INIKATA.com Pemain nomor satu dunia asal Jepang Kento Momota mengaku semangatnya sempat hancur setelah dia mengalami kecelakaan lalu lintas sehari pasca dia menjadi juara Malaysia Masters 2020 (13/1).

Saat menjalani operasi, Momota memikirkan secara mendalam terkait kelanjutan karirnya sebagai pebulu tangkis.

“Pada saat itu saya berpikir untuk melepas semuanya. Setelah kecelakaan, saya tidak bisa bergerak sama sekali,” kata Momota seperti dilansir dari situs resmi Olympiade.

“Saya kemudian berusaha memulihkan kebugaran saya. Lalu saya berkutat dengan masalah mata apakah harus dioperasi atau tidak. Saya tidak punya waktu untuk bersantai. Saya selalu mencoba memberikan segalanya setiap hari,” tambahnya.

Saat ini, tambah Momota, penglihatannya sudah semakin membaik setelah menjalani operasi. “Saya sudah bisa melihat tanpa masalah saat bermain. Saya sudah bisa mengeluarkan upaya 100 persen pada latihan,” katanya.

Momota sudah siap kembali ke trek semula demi meraih medali emas Olimpiade Tokyo. ”Saya akan melakukan yang terbaik setiap hari untuk mencapai tujuan. Saya tidak mau membuat alasan,” tegasya.

Walau sebenarnya menguntungkan, Momota tak menampik bahwa dia agak kesal dengan penundaan Olimpiade. Pandemi Covid-19 menyebabkan Olimpiade Tokyo 2020 mundur selama satu tahun menjadi 23 Juli sampai 8 Agustus 2021.

“Saya hanya punya enam bulan setelah operasi dan tak punya waktu beristirahat. Saya berusaha setiap hari pada latihan. Jadi sulit menerima bahwa saya harus berlatih lebih lama,” imbuhnya.

Meski begitu, Momota tak menjadikan kecelakaannya atau penundaan Olimpiade jadi alasan untuk tidak tampil 100 persen. “Saya tidak mau mencari pembenaran kalau penampilan saya buruk. Sekarang saya pikir saya masih bisa memperbaiki teknik di lapangan. Kemampuan menyerang saya perlu diasah,” katanya. (JPC)

loading...

Komentar