oleh

Kejari Bone Terapkan Sistem PTSP, Tidak Ada Pertemuan Ditempat Tertutup

BONE, INIKATA.com – Untuk menciptakan pelayanan yang lebih transparan, akuntabel, bersih, jujur dan adil, para Jaksa Muda di Kejaksaan Negeri Bone membentuk tim perumusan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani yang di SK kan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bone dengan nomor KEP -176/P.4.14/CP.1/06/2020.

Tim yang terbentuk akan melakukan perubahan konsep yang sebelumnya merupakan konsep jahiliyah dan transaksional menjadi lebih akuntabel dan transparan.

Sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) akan segera diterapkan di Kejari Bone, dimana masyarakat akan mendapatkan pelayanan yang ramah dan pertemuan dengan pihak Kejaksaan tidak boleh ditempat tertutup.

“Kejaksaan sekarang sudah berubah, akan kami berlakukan sistem PTSP, yang mau ketemu jaksa bahkan Kajari tidak boleh ditempat tertutup,” ungkap Sekertaris Tim Perumus, Imdad, Senin (29/6)

Imdad yang ditemui usai melakukan rapat dengan jaksa muda lainnya, juga mengatakan bahwa akan ada perubahan unggulan yang akan diterapkan, dimana Kejaksaan Negeri Bone akan berdayakan masyarakat dan melakukan kerjasama yang riil dengan Perguruan Tinggi.

“Perubahan unggulan kami, ingin berdayakan warga bone dalam bentuk kerjsama riil dengan universitas, mahasiswa yang nilainya tinggi akan diseleksi dan akan diikutkan dengan jaksa dalam melakukan aktivitas, sedangkan yang menengah akan bergabung dengan PTSP,” katanya.

“Akan ada alur pelayanan komprehensif, ada web untuk penilaian kinerja kejaksaan menggunakan barcode, bisa foto dan dihubungkan ke link. Kami yakin masyarakat pasti tertarik karena sistemnya kita buat transparan, kalau ada jaksa nakal, laporkan,” lanjutnya.

Dengan perubahan konsep ini, masyarakat bisa lebih mudah dalam mengontrol segala aktivitas di Kejaksaan dan ini merupakan salah satu rangkaian dalam menyambut Sambut Hari Bakti Adhyaksa ke-60.

“Kami akan launching satu persatu programnya dan yang  ingin dicapai, bagaimana masyarakat sebagai fungsi kontrol segala aktivitas di kejaksaan sehingga masyarakat akan tertarik terkait kinerja kejaksaan,” terang Imdad. ( Uly )

Komentar

Topik Terkait