oleh

Sebut Makassar Menyeramkan, IDI : Kebijakan Gunernur NA Amburadul Jangan Sok Superhero

MAKASSAR, INIKATA.com– Tingginya angka pasien positif Covid-19 di Sulawesi Selatan (Sulsel) membuat Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Makassar mengkritik kebijakan Gubernur Sulsel yanh dinilainya amburadul.

Ketua IDI Makassar, dr Siswanto Wahab menyebut Makassar dengan kata ‘seram’. Pasalnya, peningkatan pasien kasus positif per tanggal 4 juli ini mencapai 180 kasus.

“Menyeramkan, makassar menyeramkan, ini harusnya jadi perhatian pemerintah pusat,”petikan komentar Siswanto dalam rekaman yang dikirimkan humas IDI Makassar, dr Yudi kepada Inikata.com.

Selain itu, dr Yudi juga menyeroti soal wisata Covid-19, dimana pasien dari daerah dibawa ke Kota Makassar untuk mendapat perawatan.

Hal ini kata Yudi membuat orang di daerah seolah tak lagi harus menerapkan protokol kesehatan, rumah sakit (RS) di daerah juga dianggap sebagai RS noncovid.

Selain itu, wisata covid-19 juga akan mengaburkan untuk melakukan tracing, dan tentu sangat merugikan RS untuk melakukan klaim di BPJS kesehatan sebagai verifikator.

“Kebijakan Gubernur Sulsel amburadul, dia tak pernah melibatkan IDI untuk merumuskan kebijakan, langsung saja mengeluarkan kebijakan untuk wisata covid, yang membuat nakes kewalahan di Makassar,” sebutnya.

Karena RS di daerah hanya merawat sementara pasien covid.”Gubernur jangan sok superhero dengan membawa semua pasien ke makassar, hal ini bisa menyebabkan tenaga kesehatan di makassar kewalahan, dan RS disini menjadi penuh,” kata Yudi.(*)

loading...

Komentar