oleh

Seminggu Lagi Berumur 40, Ini Harapan Roger Federer

INIKATA.com – Di sela-sela launching sepatu edisi khusus kolaborasi dengan apparel Swiss, On, Roger Federer mengungkapkan rencana comeback-nya ke lapangan pada 2021.

Di usia 39 tahun, petenis yang mengoleksi 20 gelar grand slam tersebut memasang target tinggi. Salah satunya merebut medali emas Olimpiade Tokyo 2020 yang ditunda tahun depan.

Partai final tunggal putra di ajang multievent empat tahunan itu menurut rencana bakal berlangsung pada 8 Agustus 2021. Hanya seminggu sebelum King Fed –sebutannya– genap berusia 40 tahun. Jika berhasil diwujudkan, tentu hal itu akan terasa sangat spesial.

Emas Olimpiade sektor tunggal memang menjadi satu-satunya gelar bergengsi yang belum pernah diraih Federer sepanjang 22 tahun berkarir. Capaian terbaik Federer adalah final Olimpiade London 2012.

Dia memang pernah meraih emas di Olimpiade Beijing 2008. Tapi, itu dari sektor ganda putra, berpasangan dengan Stanislas Wawrinka.

Sejak Februari lalu, Federer pamit istirahat. Dia menjalani dua operasi lutut sekaligus. Lalu, pada Mei, dia juga menyebut baru bisa kembali bertanding paling cepat awal tahun depan.

Sisa akhir tahun ini dia gunakan untuk memulihkan diri dan berkontemplasi. Ayah empat anak itu mengatakan, dua-duanya berjalan lancar.

Situasi lockdown selama pandemi justru membuatnya lebih leluasa memikirkan kelanjutan karirnya. ’’Digabung dengan pemulihan pascaoperasi, beberapa bulan terakhir ini menjadi momen yang penting buatku. Aku memikirkan apakah aku ingin melanjutkan perjalanan ini,’’ tutur Federer.

’’Gampang memang untuk bilang bahwa upaya comeback membutuhkan jalan panjang. Aku harus sabar. Juga melakukan refleksi diri,’’ paparnya. ’’Kami (keluarga Federer, Red) tinggal di pegunungan, terisolasi, tidak bertemu siapa pun. Aku tidak bertemu orang tuaku selama hampir tiga bulan. Kami sangat serius dan ketat (menerapkan protokol kesehatan),’’ ungkap suami Mirka Vavrinec tersebut.

Senin lalu (6/7) seharusnya grand slam Wimbledon memasuki pekan kedua. Pas seru-serunya. Namun, grand slam lapangan rumput tersebut dibatalkan gara-gara pandemi Covid-19. Federer –yang memegang rekor kolektor gelar terbanyak di sana dengan delapan trofi– juga berambisi merebut satu trofi lagi tahun depan.

’’Kenapa aku ingin pulih secepat-cepatnya, bekerja keras dalam latihan setiap hari, itu adalah karena aku ingin kembali ke Wimbledon musim depan,’’ ucap Federer dilansir AFP.

Senin lalu King Fed meluncurkan sepatu sneakers yang mengadopsi bentuk sepatu tenis keluaran On. Sepatu yang diberi nama The Roger Centre Court itu akan diproduksi terbatas, hanya 1.000 pasang. Setiap sepatu memiliki nomor seri. Bentuknya simpel. Ia dibuat dari kulit vegan dan didesain sangat ringan untuk meminimalkan penggunaan bahan.

’’Desain minimalis dan kenyamanan sepatu On sudah bikin aku suka banget sejak bertahun-tahun silam,’’ ungkap Federer. ’’Aku ingin sneakers tenis memiliki unsur ringan, kenyamanan, dan kelincahan yang sama untuk dipakai sehari-hari,’’ tambahnya. (JPC)

loading...

Komentar