oleh

Libas Semua Lawan, Putri KW Melaju ke Perempat Final

INIKATA.com – Putri Kusuma Wardani masih berusia 18 tahun. Rankingnya juga baru di posisi 261 dunia. Namun, dia adalah salah seorang harapan paling potensial bagi masa depan tunggal putri Indonesia.

Putri KW, panggilannya, berhasil lolos ke perempat final Grup M Mola TV PBSI Home Tournament 2020. Itu setelah Putri KW meraih dua kemenangan dalam dua laga. Pada sore hari, Putri KW menekuk Bilqis Prasista dalam dua game, 21-16 21-11.

Sementara itu, di sesi pagi, Putri KW mengalahkan Siti Sarah Azzahra juga dengan dua game, yakni 21-8 dan 21-17.

Sebelumnya, unggulan nomor satu Gregoria Mariska Tunjung menjadi pemain pertama yang lolos ke perempat final turnamen internal tersebut. Pada laga kedua Grup M sore ini (22/7), Gregoria mengalahkan Sarah dalam dua game dengan skor 21-12, 21-11.

Gregoria menang dalam tempo 28 menit.

Pada pertandingan sesi pagi, Gregoria mengalahkan Bilqis Prasista juga dalam straight game yakni 21-7 dan 21-15.

Kualitas permainan Gregoria memang terlihat satu atau dua tingkat di atas Sarah. Memang, Gregoria adalah pemain tunggal putri nomor satu Indonesia. Saat ini dia berada di peringkat 21 dunia. Sementara itu, Sarah baru berusia 17 tahun dan masih belum punya ranking dunia. Dia saat ini menempati peringkat 106 dunia pada sektor junior.

Gregoria memiliki permainan setengah smes, dropshot, dan smes menyilang yang berbahaya. Sedangkan, di sisi lain, Sarah masih sangat kurang dalam footwork, lemah dalam defense backhand, juga buruk dalam akurasi. Selain itu, servis Sarah juga dua kali difoul oleh umpire.

“Jujur, main sore ini rasanya saya sudah kenal lapangannya. Jadi, polanya lebih masuk,” kata Gregoria dalam wawancara pinggir lapangan dengan Mola TV.

“Lawannya kan temen sendiri. Kurang lebih tahu kelebihan dan kekurangannya. Tapi saya harus keluarkan semua kemampuan terbaik,” tambahnya.

Gregoria mengatakan ini adalah pertemuan pertamanya dalam laga kompetitif melawan Sarah dan Bilqis. Dan dua pemain junior itu kalah dengan mudah.

“Mungkin mereka masih kayak bingung dengan pola main aku. Aku merasa mereka kurang bisa keluarin permainan. Harusnya bola gampang dan bisa matiiin, malah bolanya hidup lagi. Kayak bolanya masih mentah,” tandasnya.

Besok, Gregoria akan menghadapi Putri KW. Siapapun yang menang, akan menjadi juara Grup M. “Strateginya ya bermain yang terbaik dulu. Nggak mikir hasilnya. Dia lawan yang lumayan berat,” ucap Gregoria lagi. (JPC)

loading...

Komentar