oleh

Fahruddin Rangga Bahas Percepatan Pembangunan Pedesaan di Bontonompo Gowa

GOWA, INIKATA.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan, Fahruddin Rangga kembali menjumpai konstituennya di Desa Bontolangkasa Selatan Kecamatan Bontonompo  Kabupaten Gowa, Rabu (29/7).

Pertemuan tersebut dalam rangka penyebarluasan prodik hukum daerah Nomor 9 Tahun 2019 tentang fasilitasi percepatan pembangunan perdesaan.

Kegiatan penyebar luasan ptoduk hukum itu menghadirkan 170 peserta, namun anggota fraksi Golkar DPRD Sulsel ini tidak lupa menerapkan protokol kesehatan virus corona atau covid-19.

Rangga menjelaskan, tujuan dari perda nomor 9 Tahun 2019 ini dibuat karena desa adalah bagian yang harus menjadi perhatian dalam melaksanakan pembangunan sehingga diperlukan sebuah regulasi untuk memfasilitasi.

“Oleh karena itu, keberadaan perda ini akan semakin memberi peluang dan kesempatan percepatan pembangunan yang ada di wikayah pedesaan, yang implikasinya akan mendorong percepatan peningkatan  perekonomian desa,” ujar Rangga dalam keterangan tertulisanya.

Untuk itu, Rangga mengharapkan kepada semua peserta yang hadir dalam kegiatan ini diharapkan menjadi mendiator utama untuk menyampaikan secara luas ke masyarakat lainnya tentang maksud dari keberadaan perda ini.

“Sehingga dengan demikian masyarakat luas akan memahami maksud dan tujuan peraturan daerah ini dibuat,” harap Rangga.

Sementara itu, Firman yang merupakan Kepala Desa Bontolangkasa Selatan Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa yang menjadi pembicara kedua secara teknis dan detail memberikan penjelasan terkait isi perda ini.

“Keberadaannya sangat membantu pemerintahan desa dan merupakan bentuk keseriusan DPRD dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk meningkatkan tarap hidup masyarakat pedesaan yang ada di Sulawesi Selatan,” ungkapnya.

Sehingga katadia, menjadi bagian penting dalam menata proses percepatan pembangunan khususnya di perdesaan. “Oleh karena itu semua lapisan masyarakat harus merespon dan dapat membantu pemerintah secara bijak mengenai kehadiran perda ini,” lanjutnya. (Hendrik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait