oleh

H-2 Lebaran, Lonjakan Penumpang Terjadi di Bandara Sultan Hadanuddin

MAROS, INIKATA.com – Suasana arus mudik menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros dipadati ribuan penumpang pengguna jasa udara yang akan melakukan mudik ke berbagai tujuan.

Dari data statistik lalulintas pergerakan udara bandara SHIAM Makassar, akumulasi pergerakan penumpang di H-2 jelang perayaan Idul Qurban tersebut sudah memasuki puncaknya yakni sebanyak 12.359 penumpang.

Ribuan calon penumpang mulai memadati area terminal keberangkatan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Kecamatan Mandai Kabupaten Maros, sejak Rabu (28/7) pagi.

Di hari kedua, pergerakan penumpang mulai jelas terlihat di area terminal keberangkatan dan terminal kedatangan.

Para calon penumpang yang memadati area bandara tersebut rencananya akan melakukan mudik untuk merayakan hari Idul Qurban bersama keluarga di kampung halaman masing-masing.

Melonjaknya jumlah penumpang pengguna jasa udara membuat petugas keamana bandara dan Satgas Gugus Tugas Covid-19 Sulsel intens memberikan edukasi agar ribuan penumpang ini tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan guna menghindari penularan virus corona atau Covid-19 di area bandara.

Meski terjadi peningkatan, namun jika dibandingkan pada tahun lalu di periode yang sama jumlah pergerakan 31.375 penumpang sehingga terjadi penurunan sebesar 60,6 persen.

“Selain lonjakan jumlah penumpang baik di terminal keberangkatan maupun terminal kedatangan, pergerakan pesawat juga mengalami penurunan dari 289 pesawat di tahun 2019 kemarin,” sebut General Manager Angkasa Pura I Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Wahyudi, Rabu (29/07).

Saat ini kata Wahyudi, hanya berjumlah 155 pesawat. Sehingga terjadi penurunan sebesar 46,4 persen. Hal tersebut disebabkan setelah adanya masa pandemi Covid-19.

“Adapun tambahan extra flight pada area kedatangan ada 5 tambahan penerbangan. Sementara di area keberangkatan terdapat 4 penerbangan.  Sementara itu rute tujuan terbanyak didominasi tukuan Makassar – Jakarta,  Makassar – Kendari serta Makassar – Surabaya,” tutup Wahyudi. (sir)

Komentar

Topik Terkait