oleh

PSG vs Olympique Lyon: Ingin Sapu Bersih Les Parisiens?

INIKATA.com – Dihentikannya Ligue 1 019–2020 pada 28 April lalu dengan sisa 11 journee sangat merugikan Olympique Lyon (OL).

Seiring dengan menempati peringkat ketujuh, tradisi OL selalu berpartisipasi di kompetisi antarklub Eropa selama 23 tahun terakhir terhenti.

Kabar bagus datang pada 26 Juni lalu. FFF (Federasi Sepak Bola Prancis) memutuskan untuk tetap menghelat final Coupe de la Ligue.

OL yang sudah lolos ke final pun girang karena asa lolos ke Eropa terbuka. Juara Coupe de la Ligue berhak atas tiket ke Liga Europa via kualifikasi putaran kedua.

Masalahnya, lawan Les Gones – sebutan Olympique Lyon– dalam final di Stade de France dini hari nanti adalah Paris Saint-Germain atau PSG (siaran langsung beIN Sports 1 pukul 02.10 WIB).

PSG sudah meraih tiga gelar domestik musim ini (Trophee des Champions, Ligue 1, dan Coupe de France).

Ambisi sapu bersih Les Parisiens –julukan PSG–makin berlipat lantaran Coupe de la Ligue musim ini menjadi edisi terakhir.

Alasan dihapuskannya ajang yang musim ini menjadi edisi ke-26 tersebut adalah mengurangi kepadatan pertandingan yang dilakoni klub anggota LFP (terdiri atas 44 klub Ligue 1 maupun Ligue 2) dalam semusim.

Kalaupun gagal dalam Coupe de la Ligue, OL masih punya satu jalan lagi. Yakni, menjuarai Liga Champions musim ini.

Namun, meski Memphis Depay dkk saat ini unggul agregat 1-0 atas Juventus untuk second leg 16 besar (8/8), perjalanan mengangkat Si Kuping Lebar –sebutan trofi juara Liga Champions– sangat terjal.

’’Memenangi laga besok (mengalahkan PSG dini hari nanti, Red) tentu lebih muda ketimbang (juara) Liga Champions,’’ kata entraineur OL Rudi Garcia sebagaimana dilansir di laman resmi klub.

Garcia lebih konfiden dengan kekuatan skuadnya dini hari nanti seiring kembali pulihnya kapten Depay. Striker asal Belanda itu absen sejak Desember tahun lalu karena cedera ligamen lutut.

Praktis, bermain dini hari nanti merupakan laga kompetitif pertama mantan pemain Manchester United dan PSV tersebut pada 2020.

Berkebalikan dengan OL, PSG bakal menjalani laga di Stade de France tanpa Kylian Mbappe. Striker yang musim ini sudah mengemas 30 gol itu absen hingga tiga pekan mendatang karena cedera lutut.

Mbappe mengalami cedera tersebut akibat tekling keras kapten Saint-Etienne Loic Perrin dalam final Coupe de France pekan lalu (25/7).

Meski musim ini selalu mengalahkan OL dalam tiga pertemuan, dua kali di Ligue 1 dan sekali dalam semifinal Coupe de France, PSG tetap tidak mau menganggap remeh OL yang termotivasi merebut tiket Eropa.

’’Kami sudah paham permainan mereka (OL) dengan Rudi Garcia (sebagai pelatih OL). Mereka tetap tim papan atas yang bisa menyakiti tim mana pun (seperti kemenangan atas Juve dalam first leg 16 besar Liga Champions, Red),’’ ucap gelandang PSG Leandro Paredes kepada L’Equipe.

Paredes pernah dilatih Garcia ketika masih berkostum AS Roma pada periode 2015–2017.

Di sisi lain, seperti final Coupe de France, final Coupe de la Ligue bisa dihadiri langsung oleh penonton. Hanya, jumlahnya dibatasi maksimal 5.000 orang. Dengan begitu, protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 tetap terjaga. (io/jawapos)

Komentar