oleh

Dewan Jatim Minta Gubernur Terbitkan Pergub Terkait Juknis Perda Trantibum

SURABAYA, INIKATA.com – DPRD Jatim berharap agar Gubernur Khofifah secepatnya menerbitkan Pergub Jatim sebagai petunjuk teknis (Juknis) penegakan Perda nomor 1 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat (Trantibum) bisa maksimal.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim, Hadi Dediansyah mengatakan tujuan disahkan Perda 1/2019 pada 27 Juli 2020 untuk melindungi masyarakat terlebih saat pandemi Covid-19 masih tinggi. Maka dalam regulasi tersebut penegakan hukumnya Satpol PP akan dibantu oleh Polri dan TNI.

“Perda ini bentuk perlindungan masyarakat. Karena DPRD telah mengesahkan perda, sebaiknya agar aktualisasi di lapangan, penegakkan hukum Satpol PP dibantu polisi, TNI. Jika perda ini berjalan maka bisa menertibkan masyarakat agar mau mematuhi protokol Kesehatan ditengah upaya menekan pandemi,” kata Dediansyah, di Surabaya, Kamis (6/8/2020).

PolitisiGerindra itu menegaskan, agar penegakan Perda bisa berjalan maksimal, Gubernur Khofifah seharusnya segera menerbitkan Pergub. Mengingat tanpa adanya pergub, perda akan menjadi macan kertas.

Selain menjadi macan kertas, pergub bisa menjadi payung hukum dalam pelaksanaan di lapangan sehingga tidak terjadi gesekan di masyarakat. Penegak hukum akan berpijak pada legitimasi yang sah dalam menindak pelanggar aturan. “Biar para penegak hukum di lapangan ada payung hukumnya secara konkrit.

Karena perda sebagai acuan dan pelaksanaannya ada di pergub dan tidak menjadi macan ompong, maka teknisnya (pergub) agar segera di sahkan,“ pintanya.

Terkait minimnya personil Satpol PP Jatim, Komisi A meminta agar Pemprov melakukan MoU dengan kabupaten/kota untuk saling membantu dan mendukung dalam hal SDM.

Dediansyah menjelaskan, Perda Jatim sifatnya regional, dan berlaku seluruh daerah di Jawa Timur. Hanya saja yang mempunyai wilayah adalah kabupaten atau kota sehingga dibutuhkan sinergitas antara Satpol PP provinsi dengan kabupaten atau kota. (Three)

loading...

Komentar