oleh

KPU Makassar Gandeng Tumming & Abu Tingkatkan Partisipasi Pemilih di Pilwali

MAKASSAR, INIKATA.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar semakin massif mensosialisasikan tahapan demi tahapan pemilihan walikota dan wakil walolikota Makassar tahun 2020.

Sosialisasi tersebut untuk meningkatkan partisipasi pemilih agar bisa mencapai target yang diberikan KPU RI yakni 70.55 persen partisipasi.

Salah satu yang dilakukan KPU Makassar adalah bersosialisasi melalui medea sosial dengan menggandeng youtubers Tumming dan Abu. KPU Makassar dengan Tumming Abu telah menandatangani MoU kerjasama terkait hal tersebut.

“Ini moment sangat penting bagi kami, kami akan perkenalkan bren ambassador pilwali Makassar 2020. Sebelumnya kami melakukan survei soal sosialisasi melalui media sosial terkait pilwali Makassar. Olehnya itu kami mengundang Tumming Abu karena saya melihat dia sangat tepat,” ucap Komisioner KPU Makassar Endang Sari di Makassar, (15/8).

Endang mengatakan, pihaknya tidak ingin asal dalam hal sosialisasi, karena ini menyangkut pesta demokrasi dan untuk meningkatkan partisipasi pemilih.

“Kita ingin pemilih dengan KPU tidak berjarak, kami mau pemilu ini adalah milik kita semua, makanya kami angkat tagline ‘pesta kita semua’. KPU tidak ingin asal dalam hal mensosialisasikan pilwali ini. Kami ingin pesan-pesan sosialisasi kami tersampaikan ke masyarakat,” katanya.

Karena Tumming dan Abu sudah menjadi ambassador KPU Makassar, maka kata Endang mereka tidak diperbolehkan berpihak pada salah satu calon walikota dan wakil walikota Makassar.

“Selama kontrak, Tumming dan Abu tidak boleh berpihak pada salahsatu calon,” tegas Endang.

Sementara itu, Tumming yang menjadi ambassador KPU Makassar mengaku bersyukur karena telah diajak bergabung mensukseskan pesta demokrasi yang digelar 5 tahun sekali ini.

“Kami ucapkan terimakasih pada komisioner KPU karena mengajak kami berpartisipasi dalam proses pilwali ini,” kata Tumming.

Hal senada juga disampaikan oleh Abu, kata dia hal ini merupakan kesempatan besar untuk belajar terkait hal tehnis pemilihan umum.

“Alhamdulillah Tumming Abu diterima di KPU dan kami jujur saja ini tempat kita belajar (terkait pemilu) dan demokrasi itu ternyata menyenangkan. Untuk masalah kontrak, kami dengan KPU tidak pernah bicara nilai, tapi kami meliki mimpi dan cita-cita yang sama untuk memajukan demokrasi,” tutupnya. (Hendrik)

Komentar

Topik Terkait