oleh

Dua Kebahagian Rossi: Kontrak Satu Tahun dan Posisi Start di Catalunya

INIKATA.comPembalap Valentino Rossi kini sedang berbahagia. Ada dua hal yang membuatnya begitu sangat senang. Pertama, pembalap berusia 41 tahun itu mendapat kontrak berdurasi satu tahun dengan tim satelit Yamaha.

Kebahagiaan yang kedua, Rossi mampu mengamankan posisi start dari baris terdepan kali pertama tahun ini, setelah finis P3 di kualifikasi Grand Prix Catalunya di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, Sabtu (26/9).

Rossi diketahui akan membalap bersama tim Petronas Yamaha tahun depan. Ia berencana membawa brand VR46 ke MotoGP untuk musim balapan 2022.

Sang juara dunia sembilan kali ini mengungkapkan hal itu pada sesi jumpa pers, setelah kualifikasi. Seperti diketahui, Rossi memiliki dua tim yang mengusung nama Sky Racing Team VR46 yang berkompetisi di kelas Moto2 dan Moto3.

Pada 2018, Francesco Bagnaia mempersembahkan gelar juara dunia Moto2 bagi tim besutan mentornya itu dan tahun ini, Luca Marini, adik tiri dari Rossi, memimpin klasemen sementara di kelas intermediate.

“Terlalu dini membicarakan tim, tetapi seperti yang dikatakan Lin (Jarvis), MotoGP pada akhir 2021 berubah untuk 2022 dan mungkin kami bisa punya kesempatan untuk membawa VR46 ke MotoGP,” ucap Rossi seperti dilansir laman resmi MotoGP.

“Tetapi kalau boleh bicara jujur, ini sangat dini. Bagi kami ini tidak mudah karena organisasi kami baik di Moto3 dan Moto2. Untuk ke MotoGP ini adalah suatu langkah besar. Rossi telah bicara dengan Yamaha terkait rencana itu untuk meminta dukungan dari pabrikan asal Jepang tersebut.

“Untuk motornya, Yamaha. Kenapa tidak? Kami telah sedikit bicara dengan Lin dan kenapa tidak? “Tetapi sebelumnya kami harus memutuskan apakah akan membuat tim atau lanjut di Moto3 dan Moto2. Dan setelah itu kita akan lihat,” katanya.

VR46 telah melekat sebagai brand khas Valentino Rossi dan nomor motor 46 yang dipakainya balapan. Pada 2013 Rossi mendirikan Akademi Pebalap VR46 yang telah menelurkan juara dunia Moto2 seperti Franco Morbidelli dan Francesco Bagnaia.(jpnn)

Komentar