oleh

Kurangi Pengangguran, Chaidir Syam: MCC Program Keren Bagi Kaum Milenial

MAROS, INIKATA.com – Guna meningkatkan potensi dan produktivitas pemuda serta mengurangi pengangguran di Kabupaten Maros, Calon Bupati Maros Chaidir Syam, berencana menyiapkan program keren untuk kaum millenial.

“Program keren yang akan menjadi wadah kaum millenial Maros yakni “Maros Creative Center” (MCC). Hal tersebut ditujukan kepada anak-anak muda yang ingin mengembangkan karir dibidang yang diminati dan lagi trend saat ini, sebut Chaidir.

Saat ini kata Chaidir, di era milenial atau era industri 4.0 muncul profesi baru yang lagi trend, antara lain web design, fotografi, videografi, operator drone, promosi digital media sosial, dan lainnya.

Lebih lanjut Chaidir mengaku, perkembangan teknologi informasi menyebabkan munculnya banyak pekerjaan-pekerjaan baru dan peluang usaha baru, terutama yang berkaitan dengan dunia digital seperti web designer, digital marketing, operator drone, dan lainnya, lanjut Chaidir.

“Hal itulah yang harus dimanfaatkan untuk pemuda kita sekarang ini,” kata Chaidir Syam, Senin (28/9).

Menurut Chaidir, melalui wadah Maros Creative Center tersebut, minat itu bisa tersalurkan dan dikembangkan menjadi sebuah karier. 

Tentu nantinya jumlah wirausahawan dibidang digital di Maros bertambah, start up muda lahir dan tumbuh. Sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan baru dan mengurangi jumlah pengangguran.

“Inilah yang sebenarnya kita maksud dengan profesi era milenial, muncul profesi baru yang bisa dilakukan karena teknologi berkembang,” ujarnya.

Insya Allah jika kami diberi amanah oleh Allah SWT memimpin Maros sebagai Bupati dan Wakil Bupati, maka Pemkab Maros akan membangun dan mengembangkan Maros Creative Center tersebut sebagai solusi terhadap hal ini, harapnya.

Tidak hanya itu, dalam Maros Creative Center nantinya juga akan disiapkan mentor-mentor yang sudah berpengalaman di bidangnya.

Mentor ini yang kemudian akan memberikan masukan dan bimbingan supaya kompetensi anak-anak muda Maros menjadi lebih baik.

“Nantinya anak-anak muda yang sudah dididik tersebut akan disalurkan kepada perusahaan atau pihak yang sudah ditemani bekerjasama dengan kita sebelumnya, sebab sudah tentu jika masih awal atau pemula susah dapat klien yang bisa langsung percaya pada kompetensi yang dimiliki,” tutupnya. (sir)

Komentar

Topik Terkait