oleh

Bupati Takalar Tak Hadir di Paripurna Interpelasi, Dewan Ramai-ramai Protes

TAKALAR, INIKATA.com – Bupati Takalar, Syamsari Kitta berhalangan hadir pada rapat paripurna hak interpelasi DPRD untuk memberikan jawaban atas sejumlah pertanyaan dari anggota dewan, Jumat (2/10/2020).

Wali Kota Dani Fatma

Rahmansyah Lantara Pelaksana Harian Sekertariat Daerah Takalar mewakili Syamsari di kegiatan tersebut.

Ketidak hadiran Bupati Takalar membuat beberapa legislator melayangkan interupsi untuk mempertanyakan alasan Syamsari Kitta tidak datang di rapat paripurna hal interpelasi.

Andi Noor Zaenal dari PDIP mengatakan, ketidakhadiran Syamsari menunjukkan tidak adanya penghargaan eksekutif kepada legislatif yang seharusnya DPRD sebagai mitra Pemerintahan.

Ditempat yang sama Fraksi PAN Bakri Sewang juga mempertanyakan ketidakhadiran Syamsari bahkan Wakil Ketua DPRD Takalar, H Muh Jabir Bonto berujar bahwa perwakilan Bupati Takalar ini bupati palsu.

Sementara itu, Plh Sekda Takalar Rahmansyah Lantara menyampaikan bahwa ketidakhadiran Syamsari Kitta dikarenakan kondisinya yang kurang sehat.

Rahmansyah yang juga Kepala Badan Kepegawaian Takalar mengaku mendapat tugas mewakili orang nomor satu Pemkab Takalar itu beberapa saat jelang Rapat Paripurna Hak Interpelasi.

“Tadi saya bertemu Bapak Bupati, beliau kurang fit sehingga tidak bisa ke sini. Saya diamanahkan menggantikan,” ujarnya.

Rapat paripurna hak interpelasi juga di lakukan pemutaran sejumlah video janji kampanye Syamsari kitta yang dihadiri 19 anggota dewan, Kapolres Takalar, Dandim 1426 Takalar dan sejumlah tokoh masyarakat dengan penjagaan ketat aparat keamanan(ZQ)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait