oleh

Rakor Kepsek se Kecamatan Tarowang, Korwil UPTD Bilang Begini

JENEPONTO, INIKATA.com –  Kordinator Wilayah (Korwil) UPTD Dikbud Kecamatan Tarowang mengumpulkan Kepala Sekolah TK, SD, SMP se Kecamatan Tarowang untuk mengikuti Rakor, di SMP Negeri 1 Tarowang, Desa Pao, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto, Rabu (14/10).

Plt Korwil Dikbud Kecamatan Tarowang, Rahmat Sasmito berharap di Kecamatan Tarowang di masa tahap percobaan pembelajaran tatap muka agar tetap mengikuti protokol kesehatan bagi guru dan siswa.

“Tolong jangan sampai dilonggarkan protokol kesehatan saat mengikuti proses belajar mengajar, tetap menggunakan masker, cuci tangan sebelum masuk kelas, jaga jarak aman,” pintanya.

Selain itu, kata Rahmat, apabila masker anak- anal kita rusak atau habis agar dibelikan karena itu bisa masuk dalam pertanggungjawaban dana Bos.

“Masker itu masuk dalam pertanggungjawaban barang habis pakai. Termasuk juga pertanggungjawaban dipersiapkan berita acara. Hal itu diatur negara selama pembelanjaan itu ada, silahkan dibelikan masker bagi anak-anak,” jelasnya.

Menurutnya, agar tetap diingatkan guru untuk tetap melaksanakan tugas lantaran kewajiban 24 jam itu tetap ada. “Ceklok itu harus tetap digunakan, apa gunanya ceklok ada kalau tidak digunakan,” katanya.

“Masa mau dibayarkan tunjangan pungsional guru (TPG) kalau dia tidak ceklok. Guru harus tetap datang di sekolah, janganki seakan mau libur satu tahun. Kalau dia tidak ceklok mohon maaf tidak.dilayani TPGnya, biar pun dia keluarga pejabat kami tidak pilih kasih,” tegasnya. 

Rahmat menambahkan, tugas pokok guru kewajibannya harus hadir 37 jam walaupun persyaratan untuk mendapatkan TPG itu 24 jam.

“Kalau tidak memenuhi ceklok sesuai ketentuan maka TPGnya akan saya pending. Ini sesuai himbauan Menteri Keuangan yaitu jangan bayarkan kalau tidak menjalankan tugas sesuai aturan yang ditentukan,” ucapnya. (Kahar)

Komentar

Topik Terkait