oleh

Dimulai November, KPU Bulukumba Rancang 3 Tahap Debat Kandidat

BULUKUMBA, INIKATA.com – Komisi pemilihan Umum (KPU) Bulukumba bakal gelar debat kandidat pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Bulukumba pada November 2020 mendatang.

Debat akan diikuti 4 calon kandidat pada Pilkada Bulukumba 2020 paslon nomor urut 1 Andi Hamzah Pangki-Andi Murniyati Makking, nomor urut 2 Askar HL-Arum Spink. Serta nomor urut 3 Tomy Satria Yulianto-Andi Makkassau dan nomor urut 4 Andi Muchtar Ali Yusuf-Andi Edy Manaf.

“Kami KPU sudah merancang debat kandidat mulai dari awal, pertengahan, akhir bulan November 2020 selama tiga kali debat,” ungkap Komisioner KPU Bulukumba Awaluddin,Jumat (23/10/2020).

Ia menjelaskan untuk debat itu, wajib diikuti oleh semua paslon. “Kita mau debat ini dihadiri langsung paslon karena disitu ada pendalaman visi misi dan program. Bukan lagi visi misi calon bupati atau wakilnya, tapi paslon,” jelasnya.

Awaluddin menambahkan, debat kandidat nantinya dilaksanakan berdasarkan protokol kesehatan. Yang hadir di debat kata dia, 2 perwakilan Pimpinan Bawaslu, 4 orang tim kampanye paslon, terus anggota KPU 5 orang, host 1 oran. 

Untuk panelis, akan disesuaikan dengan tema debat nanti.

“Kita berkoordinasi dengan KPU provinsi untuk mencari siapa panelis yang cocok sesuai dengan tema yang akan di angkat,” katanya.

Adapun penegasannya, paslon yang sengaja tidak ikut di debat tersebut, akan disanksi berdasarkan Keputusan KPU No 465 tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Kampanye. 

“Sanksi pertama, diumumkan bahwa paslon tersebut menolak mengikuti debat publik. Sanksi kedua, sisa iklan paslon yang difasilitasi KPU tidak ditayangkan lagi sejak paslon ini tidak mengikuti debat,” jelas Awaluddin.

Pada debat kandidat nantinya, KPU Bulukumba telah menyiapkan tema debat kandidat. Tahap pertama peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam memajukan daerah.

Debat kedua, dengan tema tentang menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah, kabupaten, provinsi hingga nasional kaitannya dalam memperkokoh NKRI.

Kemudian debat ketiga, dengan tema menyelesaikan persoalan daerah tentang kebijakan dan strategi pencegahan covid-19 serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. (**)

Komentar