oleh

Wakil Ketua MPR: Jangan Sampai Indonesia Jadi Pasar Bisnis Vaksin

INIKATA.com – Pemerintah seharusnya mengutakan untuk percepatan vaksin Merah Putih untuk penanganan pandemi Covid-19 dari pada harus impor.

Belakangan, pemerintah lebih intens menjalin komunikasi dengan produsen vaksin Covid-19 asal China, Sinovac.

Bahkan, vaksin produksi Sinovac kini diuji klinis tahap ketiga dengan percobaan pada relawan di Indonesia.

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nurwahid mengatakan, menyediakan vaksin memang keharusan. Tetapi, vaksin tersebut jangan kemudian menajdikan rakyat Indonesia sebagai kelinci percobaan.

“Jangan sampai Indonesia jadi pasar bisnis vaksin, dengan rakyat Indonesia jadi kelinci percobaan,” ujar pemilik akronim nama HNW di akun Twitter pribadinya, Sabtu (24/10).

Dia menegaskan, untuk menyediakan vaksin maka label Merah Putih milik dalam negeri harus diutamakan daripada vaksin Sinovac dari China.

“Harusnya nomer satukan vaksin Merah Putih, tapi kok yang datang duluan katanya, vaksin palu arit!” pungkasnya. (**)

Komentar