oleh

Saksi Tidak Hadir, Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu Kades Mantadulu Ditunda

MALILI, INIKATA.com – Sidang kasus dugaan Ijazah palsu Kepala Desa (Kades) Mantadulu, Anak Agung Made Ratmaja yang dalam tahap sidang dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Malili kini tertunda, Kamis (12/11/20).

Wali Kota Dani Fatma

Juru bicara (Jubir) PN Malili, Novalista Ratna Hakim mengatakan, Terdakwa Made Agung Ratmaja adalah Kepala Desa Mantadulu dan Eko Raharjo merupakan seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Para terdakwa oleh Jaksa Penuntut Umum Irmansyah Asfari, dituduh melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam pasal 263 ayat (1) KUHP, jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Dimana pada hari ini para saksi belum bisa hadir, maka persidangan di tunda hingga tanggal 17 November 2020, dengan agenda pembuktian pemeriksaan saksi,” ucap Novalista.

Lanjut Novalista, pada persidangan para terdakwa mengajukan permohonan penangguhan penahanan dengan alasan adanya jaminan dari para istri terdakwa dan peran para terdakwa sebagai aparatur, sehingga kehadirannya masih dibutuhkan.

“Dengan alasan tersebut majelis hakim mengabulkan permohonan penangguhan penahanan para terdakwa, selain itu ada beberapa hal tertentu yang wajib dipatuhi oleh para terdakwa, seperti sanggup hadir disetiap persidangan, tidak melarikan diri, tidak merusak atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana. Atau dengan kata lain para terdakwa tidak mempersulit jalannya penuntutan dan hal-hal lain yang menganggu proses persidangan,” pungkasnya. (Asril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait