oleh

Rapat Koordinasi KPU, Polrestabes dan Bawaslu Makassar, ini Hasilnya

MAKASSAR, INIKATA.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar melakukan rapat koordinasi bersama Kapolrestabes Makassar Bapak Kombespol Witnu Urip Laksana dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Makassar, Senin (16/11) kemarin.

Rapat koordinasi tersebut taklain adalah untuk menciptakan pemilihan walikota dan wakil walikota Makassar yang aman dan kondusif, serta membahas pelaksanaan debat kandidat tahap kedua.

Komisioner KPU Makassar, Endang Sari menuturkan, Polrestabes Makassar melalui Kapolrestabes Makassar Kombespol Witnu Urip Laksana Menyampaikan beberapa pertimbangan dan hasil kajian terkait potensi kerawanan dan keamanan di Pilwali Makassar 2020.

“Yang pertama persoalan kesehatan untuk penegakan protokol covid 19 sesuai yg tercantum dalam maklumat Kapolri dan juga di PKPU 13 tahun 2020. Kedua Persoalan moral. Ketiga Persoalan Keamanan, potensi terjadinya gesekan antar pendukung sangat mungkin terjadi. Keempat Persoalan Indeks Kerawanan Pilkada yang senantiasa diupdate oleh pihak kepolisian dan Kota Makassar selalu berada di zona merah sebagai daerah rawan,” ucap Endang.

Sehingga kata Endang, berdasarkan Pertimbangan tersebut, Polrestabes Makassar merekomendasikan kepada KPU sebagai penyelenggara Pemilihan agar Melaksanakan debat publik tahap kedua di Luar Makassar.

Sementara, Bawaslu Makassar diwakili oleh Ibu Sri Wahyuningsih dan Bapak Abd. Hafid menyampaikan Rekomendasi Bawaslu agar Debat publik Tahap Kedua.

“Dilaksanakan di luar Makassar dengan pertimbangan bahwa dalam masa pelaksanaan kampanye, terdapat banyak sekali pelanggaran terkait protokol pencegahan Covid 19,” katanya. (Hendrik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait