oleh

Debat Publik, IDP Harap Dapat Jadi Daya Tarik Pemilih

MAKASSAR, INIKATA.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara telah menggelar Debat Publik Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Luwu Utara Tahun 2020.

Debat tersebut di hotel Four Point by Sheraton Kota Makassar pada  Minggu, (22/11). Debat Publik ini juga disiarkan langsung oleh Televisi Swasta Nasional.

Pasca debat, pasangan calon bupati dan wakil bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani dan Suaib Mansur berharap debat kali ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengetahui program pasangan calon.

“Tentu kita berharap kita bisa mencuri poin dalam debat kali ini maksudnya masyarakat kita mampu meyakinkan pemilih (setelah mendengar program paslon),” ucap Indah saat ditemui di Hotel Claro Makassar, Minggu (22/11) malam.

“Secara umum kita bersyukur bahwa ajang tadi (debat publik) sedikit banyak bisa membantu masyarakat utamanya kaum milenial semoga terbaca program apa yang kita tawarkan lima tahun kedepan,” lanjutnya.

Namun, ia mengaku tidak sepenuhnya progran dalam visi misinya tersampaikan dalam debat publik karena terbatasi oleh durasi waktu.

“Tadi kan hanya sedikit bagian dari banyaknya program, tapi kami memiliki cara untuk menyampaikan program dari visi misi untik diketahui masyarakat. Kalau kita liat tadi (debat publik) tidak memiliki banyak durasi waktu untuk mengelaborasi semua program, soalnya penyampaian visi misi hanya tiga menit, tentu tidak cukup,” ucap calon incumbant ini.

“Sebenarnya kita berharap tidak datu kali, dari awal memang kita bertanya kenapa harus satu kali, tetapi saya juga meyakini bahwa media untuk menyampaikan gagasan itu tidak hanya di debat,” sambungnya.

Bukan hanya pada debat, namun ia mengakui jika penyampaian program untuk lima tahun kedepan juga ia sampaikan dengan tatap muka.

“Kita juga manfaatkan media sosial dah hampir 500 kali tatap muka saya rasa itu juga menjadi wadah untuk menyampaikan program,” katanya.

Hal senada juga dikatakan Suaib Mansur, ia juga mengaku dalam penyampaian visi misi dibatasi oleh durasi waktu.

“Tadi kesempatan kita untuk menyampaikan pesan tentang visi misi tapi mungkin waktunya yang kurang untik menyampaikan karena banyak sekali program kita. Kedepan kalau terkait debat, untuk pilkada seperti ini minimal duakali,” tutup Suaib. (Hendrik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait