oleh

Publiq Dine and Wine Ternyata Juga Tak Punya Izin Jual Miras

MAKASSAR, INIKATA.com – Tak hanya Kafe Barcode, Kafe Publiq Dine and Wine yang berlokasi di Jalan Arif Rate, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar turut menjadi sorotan masyarakat.

Wali Kota Dani Fatma

Kafe Publiq yang dikabarnya hanya memiliki izin usaha kafe dan resto itu, diam-diam telah menjalankan aktivitas penjualan miras tanpa mengantongi rekomendasi izin dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Makassar.

“Iye tidak ada izin penjualan mirasnya itu,” kata Erwin A. Azis, Kepala Seksi Pengkajian dan Pelanggaran Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Makassar via telepon, Rabu (25/11/2020).

Disperindag Kota Makassar tidak memberikan izin penjualan miras, karena lokasi Kafe Publiq tidak memenuhi ketentuan yang diatur dalam aturan Perda Kota Makassar tepatnya Perda Nomor 5 tahun 2011 tentang pengendalian pengawasan peredaran minuman beralkohol.

“Salah satu ketentuan yang diatur yakni lokasi penjualan miras tak boleh berdekatan dengan sekolah, tempat peribadatan dan rumah sakit. Nah Publiq ini dekat dengan sekolah dan rumah sakit,” terang Erwin.

Meski demikian, ia tak menampik jika sebelumnya Kafe Publiq juga sempat memiliki izin penjualan miras tepatnya pada tahun 2017. Setelah itu kafe tersebut tak lagi mendapatkan perpanjangan izin penjualan miras.

Disperindag pun telah mengeluarkan rekomendasi kepada Satpol PP Makassar pada awal tahun 2020 untuk menindaki usaha Kafe Publiq yang dinilai telah melanggar aturan yang ada.

“Kita serahkan ke Satpol PP sanksinya karena dia punya kewenangan akan hal itu,” tutur Erwin.

Jika Kafe Publiq nantinya tetap mengabaikan aturan yang ada, dalam hal ini tetap menjual miras tanpa berizin, maka Disperindag Kota Makassar akan mengajukan pembekuan izin usaha Kafe Publiq ke Dinas Pelayanan Terpadu Sistem Satu Pintu (PTSP) Kota Makassar sebagaimana diatur dalam Perwali Nomor 27 tahun 2017.

“Sejak 2017 setelah tim terpadu datangi tempatnya, dia berjanji tidak akan jual miras lagi. Namun di belakang hari dia menjual juga. Sehingga dengan pelanggaran itu, makanya Disperindag keluarkan rekomendasi penindakan ke Satpol PP,” Erwin menandaskan.

Terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar, Iman Hud mengatakan dirinya belum mengetahui persis apakah ada surat rekomendasi penindakan terhadap Kafe Publiq yang dikeluarkan oleh Disperindag Makassar.

“Saya cek dulu sebentar suratnya. Setahu saya yang ada baru soal Kafe Barcode yang masuk,” singkat Iman. (Anca)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait