oleh

FPMS Desak Gakumdu Telusuri Penyandang Dana Pelaku Money Politik di Desa Balibo

BULUKUMBA, INIKATA.com – Buntut penangkapan seorang warga terkait dugaan politik uang di desa Balibo kecamatan Kindang, Bulukumba menyeret MS, sang pemilik rumah tempat awal distribusi.

Namun, MS kini sudah ditetapkan tersangka. Sedangkan pelaku yang bertugas membagikan uang belum ditetapkan tersangka. Hal itu pun jadi sorotan lembaga FPMS.

ketua FPMS, Sahrul mengatakan, penegak hukum seakan tebang pilih.
Pasalnya, Hlhanya pemilik rumah MS, yang di tersangkahkan sedangkan pelaku lain tidak. Padahal dari kesaksian tersangka, telah menyebut beberapa orang termasuk pengusaha Air minum asal Tanete.

“Saya mendesak pihak yang berwenang memeriksa dan menahan semua yang terlibat politik uang, termasuk penyandang dana atau yang memberi uang,” ungkapnya Sabtu (5/12/2020).

Lanjutnya, dimata hukum semua orang sama, tidak ada yang kebal hukum. Namun jika pihak berwenang tebang pilih, maka penegak hukum bisa kehilangan kepercayaan oleh publik.

“Kepolisian, kejaksaan dan bawaslu yang tergabung dalam gakumdu harus menjaga integritasnya jika tidak mau kehilangan kepercayaan masyarakat, sebab money politik jelas sangat mencederai demokrasi,” cetusnya.

Sementara itu, pelaksana tugas Kasat Reskrim Polres Bulukumba, Darsi Muhammad membenarkan satu orang terduga pelaku money telah di tersangkahkan  dan telah dilakukan penahanan.

“Iya ada satu orang telah jadi tersangka dan telah di lakukan penahanan, yakni pemilik rumah,” ungkapmya.

Namun saat ditanya soal proses dan pelaku lain, ia enggang menjawab. “Begini bagusnya kalau saya mau layani satu persatu banyak media yang saya mau layani, nantilah, karena ini masih dalam proses, kalau mau tahu bisa tanya langsung kepada pihak keluarga tersangka,” ujarnya. (Dirman)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait