oleh

Manfaatkan Jabatan, Oknum Pegawai di Disdikbud Jeneponto Diduga Kelolah PKBM

JENEPONTO, INIKATA.com – Salah satu pejabat di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) ikut mengelola Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), di Jeneponto.

Wali Kota Dani Fatma

Hal ini diungkapkan Kabid PLS dan Dikmas Nurhayati kepada media. Menurutnya, oknum itu bernama ST Saleha yang kini menjabat Kepala Seksi (Kasi) Dikmas. Saleha diduga mengelola dan mempunyai dua PKBM di kampungnya di Desa Bulusibatang, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto.

“Saya harap kedepannya PKBM harus menyebar di 11 Kecamatan, bukan seperti sekarang PKBM menumpuk seperti di Kecamatan Bontoramba dua PKBM, di Tamalatea dua PKBM, harusnya PKBM menyebar di 11 Kecamatan. Di Bontoramba satu PKBM miliknya Saleha namanya PKBM Almaeda dan satu lagi milik adiknya namanya PKBM Baitullah,” ungkap Nurhayati. 

Ironisnya lagi kata Nurhayati, ketika media ingin melakukan klarifikasi, ST Saleha enggan menemui dan berusaha menghindar dari media tersebut.

“Kalau saya tetap layani dan saya akan sampaikan apa yang saya tahu,” katanya.

Manajemen tusuk sate yang dijalankan ST Saleha yang dianggap Nurhayati menyalahi aturan. Pasalnya, kata dia, sebagai pejabat yang punya kekuasaan, dia melibatkan hampir seluruh keluarga dekatnya untuk mengelola PKBM miliknya.

“Kau pemain, kau wasit. Makanya pelaksanaan PKBM masing-masing di bawah kau sendiri yang bertanggung jawab. Jangan berlindung dibalik orang lain. ST Saleha tidak mampu menyampakan argumen-argumen. Dia larikan ke saya, masa saya melindungi kau,” kesalnya.

Permasalahan PKBM ini terungkap setelah turunnya sejumlah wartawan dan LSM yang mendapati adanya keganjilan dalam pengelolaan PKBM di Jeneponto, termasuk diantaranya PKBM di Bonto-bonto yang di Ketuai Kamaria.

“Diduga pengurus PKBM membuat rekayasi LPJ yang dilaporkan ke Dinas Pendidikan yang mana faktanya tidak sesuai dengan kegiatan di lapangan,” ungkap Ismail Selle salah satu wartawan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto. (Kahar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait